2015-07-13_21.01.31

ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengimbau kepada seluruh pejabat dilingkup Pemerintahan setempat untuk mengkandangkan mobil dinas yang menjadi fasilitas mereka di rumahnya masing-masing.  Kebijakan tegas itu  pasca keluarnya larangan Wakil Presiden dan keluarnya Surat edaran KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi ) terkait penggunaan mobil plat merah digunakan untuk mudik lebaran, Senin (13/07).

Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, mengatakan, kebijakan itu diberlakukan mulai Kamis, 16 Juli besok dimana seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijadwalkan libur bersama dalam rangka lebaran hingga masa cuti habis.

“Kita takutnya nanti kalau mobil itu rusak, kalau hilang siapa yang tanggung jawab? sehingga daripada menanggung resiko lebih baik diamankan.” kata Nyono.

Selain melarang, Bupati Nyono juga menghimbau kepada seluruh pejabat di bawah pimpinannya agar tidak sekali-kali memakai mobil dinas dan mengganti plat nomor merah menjadi hitam untuk mengelabuhi petugas. Dia menegaskan, akan memberi saksi tegas jika menemukan bawahanya bermain curang dengan cara tersebut.

“Itu pasti ada semacam sanksi, sanksi mulai dari yang ringan sampai terberat, ya kita sesuaikan dengan ketentuan.”  Tegas Nyono.

Sebelumnya,  Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memperbolehkan penggunaan mobil dinas milik negara digunakan untuk mudik lebaran. Namun Wakil Presiden dan KPK melarangnya sehingga secara otomatis keputusan menteri PAN RB itu dicabut.(Tari/Jati/*).

Keterangan Gambar : Mobil dinas di lingkungan Kabupaten Jombang diminta diamankan di rumah pejabat masing-masing