AdaKitaNews Advertorial Bupati Nganjuk Bertekad Berdayakan UMKM Untuk Hadapi MEA 2015

Bupati Nganjuk Bertekad Berdayakan UMKM Untuk Hadapi MEA 2015

ADAKITANEWS2015-10-12_19.57.27 Nganjuk – Menghadapi kesepakatan regional yang segera berlangsung, yakni Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman bertekad menggalakan Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM). Hal itu disampaikan dalam upacara memperingati hari jadi ke 70 Provinsi Jawa Timur di Pendopo Kabupaten. Senin, (12/10).

Upacara2015-10-12_19.57.57 tersebut diikuti oleh seluruh jajaran SKPD dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Nganjuk, serta beberpa tokoh masyarakat. Dalam sambutanya, Bupati Nganjuk mengucapkan rasa syukur atas kehadirat Allah SWT dan berterimakasih atas jasa para pahlawan yang telah telah gugur untuk mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan bangsa.

“Dengan jasa para pahlawan itu, kita saat ini dapat mengisi pembangunan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan. Meski untuk mencapai cita-cita itu, banyak tantangan yang harus dihadapi dengan gigih, bijak serta cermat,” tegas Bupati dalam sambutanya.

Dijelaskan oleh Bupati, saat ini bangsa Indonesia tengah dihadapkan pada kondisi perekonomian global serta tantangan menghadapi kesepakatan regional MEA. Padahal, kondiai makro ekonomi bangsa Indonesia saat ini sedang tidak menguntungkan.

Untuk itu, kata Bupati, penguatan aspek pertumbuhan ekonomi perlu dipacu saat ini di kabupaten nganjuk. Langkah konkrit yang sudah dilakukan Pemkab Nganjuk selama ini, yakni meningkatkan produk Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM), Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha besar, Sistim Pembiyayaan yang kompetitif, dan pemasaran.

“Saya sudah tekankan kepada jajaran disatker, lebih semangat dalam melaksanakan tugasnya untuk menghadapi MEA 2015,” tandasnya.

Bupati juga mengucapkan rasa terima kasih pada seluruh tokoh agama dan masyarakat yang selama ini menjadi aumber inspirasi guna mendukung percepatan pembangunan, khusunya penguatan ekonomi menghadapi MEA.

“Ayo kerja, Perkuat Jatim sebagai Provinsi Industri Berbasis UMKM,” harus kita maknai bersama sebagai tekad kita untuk bekerja lebih keras lagi demi mewujudkam masyarakat yang makin mandiri dan sejahtera. Ini sudah pada seluruh jajaran agar lebih memberdayakan UKM yang ada di desa-desa sebagai basis kekuatan ekonomi,” ujar Bupati.

Menyinggung terkait hari jadi provinsi Jawa Timur, Bupati mengingatkan pada seluruh jajaran dan peserta upacara agar tidak melupakan sejarah. Bupati menceriterakan, lahirnya provinsi Jatim ditandai dengan ditetapkannya Raden Mas Tumenggung (RMT) Soerjo sebagai Gubernur pertama pada tanggal 19 Agustus 1945 dan mulai menjalankan tugasnya pada tanggal 12 Oktober 1945.

“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah (Jasmerah), kutipan ini saya ambil dari Presiden RI pertama Ir Soekarno,” kata Taufiqurrahman, kepada Tim Adakitanews.com. (adv/jati).