ADAKITANEWS, Nganjuk – Dari sekitar 200 ribu lebih sasaran imunisasi Measles dan Rubella (MR) di wilayahnya, Bupati Nganjuk, Drs H Taufiqurrahman mengaku optimis bisa menyelesaikannya secara maksimal.

Bupati Taufiq mengatakan, untuk memaksimalkan capaian target itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Termasuk kader posyandu, bidan, tenaga kesehatan, puskesmas, hingga Dinas Pendidikan.

“Insyaallah bisa semua. Dari kader maupun bidan, Dinas Kesehatan dan puskesmas, maupun Dinas Kesehatan. Untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak, termasuk orangtua terkait pentingnya imunisasi MR ini,” ujarnya usai membuka acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles dan Rubella di Balai Desa Girirejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Rabu (09/08) sore.

Bupati juga berharap, masyarakat yang memiliki anak usia mulai 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun untuk membawanya ke puskesmas atau tempat-tempat posyandu, agar mendapatkan imunisasi MR.

Dikatakan bahwa Imunisasi MR sangat penting bagi anak. Pasalnya selain Measles atau Campak dan Rubella atau Campak Jerman ini bisa menular, penyakit tersebut juga bisa menyebabkan radang paru-paru, radang otak, dan bahkan jika terkena pada ibu hamil, bisa menyebabkan kecacatan hingga kematian pada janin.

Bupati sangat berharap penyakit tersebut bisa terdeteksi sedini mungkin agar tidak sampai menular dan menyebabkan risiko tinggi.

Untuk diketahui, kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) ini akan dilakukan serentak di seluruh wilayah di Indonesia mulai Agustus hingga September mendatang. Pelaksanaannya, bagi siswa akan dilakukan di sekolah masing-masing, serta bagi balita akan digelar di puskesmas atau posyandu. “Siswa yang pada waktu pelaksanaan imunisasi di sekolahnya tidak masuk, bisa datang ke puskesmas atau posyandu untuk diimunisasi,” pungkasnya.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Bupati Nganjuk, Drs H Taufiqurrahman beserta Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Ita Triwibawati saat meninjau pelaksanaan Pencanangan Kampanye Imunisasi Measles Rubella.(foto: kurniawan)