ADAKITANEWS, Sidoarjo – Ujian Nasional tingkat SMP/MTs sudah dimulai sejak, Selasa (02/05). Tahun ini, seluruh SMP/MTs baik Negeri ataupun Swasta di Kabupaten Sidoarjo sudah menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Hari pertama pelaksanaan UNBK SMP/MTs, Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan sendiri kelancaran UNBK kali ini. Ada tiga sekolah yang dipantau langsung pelaksanaannya, yakni MTs Mamba’ul Hikam Tanggulangin, SMP Al-Islamiyah Tanggulangin serta SMPN 3 Candi.

Dalam keterangannya, Bupati Sidoarjo mengatakan bahwa semua SMP/MTs Negeri dan Swasta di Kabupaten Sidoarjo sudah siap menyelenggarakan UNBK. Yakni 229 lembaga, dengan jumlah peserta sebanyak 31.048 siswa.

Pria yang akrab disapa Abah Ipul ini mengatakan, saat ini masih ada sekolah yang berusaha sendiri dalam memenuhi komputer untuk digunakan UNBK. Untuk itu kedepan, fasilitas komputer di tiap sekolah akan dipenuhinya.

Bupati dua periode ini mengatakan, ada anggaran sebesar Rp 6 miliar yang disiapkan untuk komputerisasi. “Kalau memungkinan, lewat PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) tahun ini akan dianggarkan. Anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan 1.500 unit komputer,” ujarnya, Selasa (02/05).

Sementara itu Kepala MTs Mamba’ul Hikam Tanggulangin, Agus Arifuddin mengatakan, hari ini pelaksanaan UNBK di tempatnya berjalan lancar. Ia menjelaskan, persiapan yang dilakukannya mulai dari simulasi sampai try out menggunakan komputer maupun laptop. “Ada 165 siswa yang ikut ujian. Ujian dibagi menjadi tiga sesi dengan menggunakan dua ruang kelas,” ujarnya.

Usai memantau jalannya UNBK di MTs Mamba’ul Hikam Tanggulangin, Abah Ipul kembali melanjutkan sidak ke SMP Al Islamiyah Tanggulangin kemudian ke SMPN 3 Candi. Hasilnya, seluruh siswa bisa melaksanakan UNBK tanpa kendala.(sid2)

Keterangan gambar : Bupati Sidoarjo didampingi wakilnya melakukan sidak UNBK.(ist)