width=

BUNUHIMG_20141022_103535@dakitanews Jombang – Seorang buruh toko pakaian membantai seluruh keluarga majikanya. Rabu, (22/10) dini hari. Tiga orang tewas seketika di lokasi kejadian, sementara satu orang dalam kondisi kritis. Pelaku berhasil diamankan warga usai menjalankan aksinya.

Peristiwa nahas tersebut dialami oleh keluarga Hendriadi, warga perumahan Sambong Permai, Desa Sambong, Kecamatan Kota, Kabupaten Jombang. Seluruh anggota keluarga dibantai secara sadis oleh buruhnya sendiri. Tiga anggota keluarga tewas seketika dengan luka bacok di sekujur tubuhnya.

Tiga korban tewas yakni, Delta Fitrini, Istri Hendriadi, dan dua anaknya, yaitu, Hernada dan Yoga Saputra. Sementara Hendriadi sendiri kini dalam kondiri kritis UGD RSUD Jombang.

Pelaku pembantaian tersebut bernama Ihsan Pratama, warga Pakanbaru, Riau yang bekerja di toko milik korban. Korban mengaku tega membantai korban berikut keluarganya lantaran sakit hati dituduh telah mencuri oleh korban.

Korban yang kalap dengan tuduhan tersebut mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah sabit. Dengan membabi buta, pelaku membantai seluruh anggota keluarga yang ditemuinya.

Kegaduhan yang terjadi di rumah korban memancing penasaran warga. Sebagian warga akhirnya mendatangi rumah tersebut dan menyaksikan peristiwa sadis tersebut. Warga pun sempat memergoki pelaku yang hendak melarikan diri usia menjalankan aksinya. Namun warga berhasil mengejar dan menangkapnya.

“Saya mendengar suara gaduh di rumah pak Hendriadi, kemudian saya lari mendekat. Pelaku terlihat keluar dari rumah dan melarikan diri. Tapi warga lainnya berhasil menghadang dan menangkapnya,” ungkap Sijadi, warga setempat.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku tega membantai keluarga korban lantaran sakit hati telah dituduh mencuri. “Saya dendam, karena dua kali dituduh mencuri. padahal saya sudah bekerja di situ (toko milik korban – red) selama 5 tahun,” ungkap pelaku.

Sementara, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Harianto mengatakan, motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku adalah balas dendam akibat pelaku dituduh mencuri. Kasatreskrim mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

“Kita lakukan penyelidikan lebih lanjut kasus ini. Pelaku sudah kita amankan, berikut barang bukti sebilah sabit yang digunakan pelaku menjalankan aksinya. Sementara jasad ketiga korban dan satu korban yang dalam kondisi kritis masih berada di RSUD Jombang,” jelas Kasatreskrim. (hanif/jati).

Keterangan Gambar : Pelaku berikut barang bukti saat diamankan petugas kepolisian