width=

img-20161102-wa0009ADAKITANEWS, Kediri – Seorang buruh tani ditemukan sudah terlentang tidak bernyawa di lahan tebu Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Rabu (02/11) sekitar pukul 17.00 Wib.

Informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com, korban yakni Sukarno ,46, warga Desa/Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung. Korban bekerja sebagai buruh tani tebu kepada Mujiono kakak kandung korban warga setempat.

Korban sekitar pukul 08.00 Wib, pergi ke sawah untuk merawat tanaman tebu milik kakaknya. Tidak berselang lama, Mujiono mengirim sarapan untuk korban, namun korban meminta agar makanan itu diletakkan ditepi sawah.

Sekitar pukul 16.45 Wib pemilik sawah kembali melihat pekerjaan saudaranya. Namun, Mujiono melihat makanan yang Ia bawa tadi pagi masih utuh. Mujiono mencoba mencari keberadaan korban. Sambil berteriak memanggil, tidak ada jawaban. Akhirnya, Mujiono bertemu Sumali warga setempat yang sedang mencari rumput.

Keduanya terkaget setelah melihat Sukarno sudah terlentang tidak bernyawa di tengah sawah tebu. “Saya kaget, karena tadi pagi masih mencangkul sawah saya seperti biasa. Tapi sekarang sudah tidak bernyawa. Memang 3 bulan yang lalu adik saya ini pernah tersengat listrik, dan sejak saat itu Ia sering mengeluh sakit pada bagian dada,” jelas Mujiono.

Korban yang sudah tewas langsung dilaporkan ke Perangkat Desa dan teruskan ke Mapolsek Ngadiluwih. Petugas bersama tim Inavis Polres Kediri menuju tempat kejadian guna mengetahui penyebab kematian korban.

AIPTI Untung Margono Humas Polsek Ngadiluwih mengatakan, dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. “Posisi mayat sudah dalam keadaan terlentang diatas tanah di area persawahan tebu milik Mujiono yang meruapakan kakak kandung korban. Hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda – tanda penganiayaan,” jelasnya.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Kondisi korban yang sudah terlentang di areal sawah tebu.(foto : ist)