2015-07-30_19.54.092015-07-30_19.54.34

ADAKITANEWS, Blitar – Pihak polisi berhasil menangkap sopir, kenek dan kondektur bus Bus Dahlia Indah Plat Nomor AG 7558 UR Jurusan Tulungagung-Jember beberapa jam usai terjadi kecelakaan yang menewaskan Allycia Putri Lahury, 10, Kamis, ( 30/7 ) seorang anak sekolah. Sopir bus Syaiful Arifin,25, warga Dusun Krajan RT 1 RW 1 Kecamatan Kademangan, Kabupaten Probolinggo dan kru bus selanjutnya diamankan di Pos Polisi Beru – Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

Saiful Arifin, 25, mengaku bus yang dikemudikannya langsung berhenti setelah mengetahui menabrak korban.“Sebenarnya saya cuma mengemudikan bus dengan kecepatan 50 km/jam. Saya melihat posisi korban sudah dalam jarak sangat dekat, tidak mungkin saya mengerem kendaraan. Akhirnya  korban tertabrak, setelah tertabrak kami berhenti dan melihat kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia” jelas Syaiful.

Dijelaskan oleh Syaiful pasca kejadian itu dirinya mengaku panik dan langsung mencegat mobil dan menuju ke Polsek Wlingi untuk mengamankan diri.

“Saya mengetahui warga sekitar marah, saya panik dan mencegat mobil avanza dan langsung menuju Polsek Wlingi dan melaporkan kejadian,” kata Syaiful.

Dikatakan oleh Kapolsek Wlingi Kompol Harry Mudjiarso, SH, polisi saat ini tengah mengamankan bus dan sopirnya. Sopir bus beserta awaknya saat ini tengah diperiksa .

“Sopir bus tengah kami periksa, untuk di dijadikan tersangka atau tidak,  ya… menunggu dari hasil penyidikan petugas Laka Lantas,” kata Kompol Harry Mudjiarso,S.H

Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut, satu unit Bus Dahlia Indah diamankan sekaligus sebagai Barang Bukti.(wir/jati)

Keterangan Gambar: Polisi memeriksa pengemudi dan mengamankan satu unit Bus yang menabrak gadis 10 tahun hingga tewas.