ADAKITANEWS, Tulungagung – Pasangan calon nomor 1 dalam Pilkada Tulungagung, Margiono – Eko Prisdianto dilaporkan Aliansi Pemuda Anti Politik Uang (APAPU) ke Panwaslu Tulungagung. APAPU menuding, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati tersebut melakukan politik uang.

Dengan membawa bukti berupa gambar pasangan Margiono – Eko yang tengah membagi-bagikan uang, mereka mendatangi Panwaslu pada Jumat (02/03) pukul 16.00 WIB dan diterima langsung oleh Ketua Panwaslu bersama kedua anggotanya.

“Kami mendatangi Panwas untuk melaporkan apa yang terjadi saat kampanye. Adanya pasangan calon yang bagi-bagi uang saat kegiatan kampanye. Beritanya juga sudah menyebar, namun kita tunggu kok nggak ada yang melapor,” kata Didik Agus Dwiantoro, salah seorang perwakilan dari APAPU.

Peristiwa yang dimaksudkan Didik Agus Dwiantoro tersebut, yakni saat pasangan Margiono – Eko Prisdianto berkampanye di Pasar Ngemplak, Minggu (25/02) silam. Dalam berkas yang disampaikan ke Panwalu, terlihat beberapa gambar yang menunjukkan Margiono sedang membagi-bagikan lembaran uang pecahan Rp 100 ribuan kepada warga, yang kebanyakan didominasi ibu-ibu.

Meski Didik telah memberikan laporan, sayang hal tersebut tidak diterima oleh Panwaslu, karena dianggap belum lengkap. “Laporan kami ditolak. Alasannya belum lengkap, karena masih kurang adanya saksi. Tapi kami akan berupaya menelusuri untuk mencari saksi,” lanjut Didik Agus Dwiantoro.

“Kami paham memang tidak ada saksi, tapi bukti-bukti sudah menyebar luas di masyarakat. Kami hanya berharap tidak ada keberpihakan,” tambahnya.

Oleh Panwaslu, Didik diberikan waktu hingga hari Sabtu (03/03). Karena jika lewat dari tanggal tersebut, maka laporannya sudah tidak bisa ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Tulungagung, Endro Sunarko mengatakan, sebenarnya kejadian bagi-bagi uang itu sudah menjadi temuan Panwaslu. Beberapa orang sudah dimintai keterangan, terutama para pedagang di Pasar Ngemplak. Namun tidak ada yang mau memberikan keterangan secara resmi.

Endro Sunarko berkilah pihaknya sudah berupaya untuk menelusuri beberapa orang yang terekam dalam video maupun gambar yang terkait kegiatan kampanye oleh pasangan Margiono – Eko di pasar Ngemplak yang kini telah menyebar, termasuk di medsos.

“Beberapa orang yang diatas panggung kami cari, tapi sampai saat ini tidak ada yang tahu identitas dan alamatnya,” jelas Ketua Panwaslu Tulungagung, Endro Sunarko.

Sebagai tindak lanjut dari temuan ini, Endro menyampaikan akan dibahas lewat rapat pleno Panwaslu Tulungagung pada Sabtu (03/03) besok.(bac)

Keterangan gambar : Ketua dan anggota Panwaslu Tulungagung saat menerima perwakilan Aliansi Pemuda Anti Politik Uang (APAPU), dan bukti Margiono sedang membagi-bagi uang.(foto : acta cahyono)