ADAKITANEWS, Tulungagung – Hingga hari ketiga sejak dibukanya pendaftaran atau penerimaan berkas dukungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari jalur perseorangan atau independen, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung belum satupun menerima pendaftar.

Padahal diketahui, penyelenggaraan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Tulungagung 2018, telah memasuki tahapan penerimaan berkas dukungan Bacabup dan Bacawabup dari jalur perseorangan. Penerimaan berkas sudah dibuka sejak tanggal 25 November dan ditutup tanggal 29 November.

“Sampai sekarang kita belum menerima pendaftaran dari calon perseorangan. Memang ada yang sudah yang menempatkan Liaison Officer (LO) atau penghubung, yaitu utusan dari Suparlan, tapi sampai saat ini belum ada kelanjutannya,” kata Komisioner KPU Tulungagung, Suyitno Arman, Senin (27/11).

Lanjut Arman, keaktifan LO tersebut sangat penting, karena juga menyangkut masalah sistem pengisian formulir, database dukungan calon dan banyak lagi yang harus di siapkan untuk pencalonan.

“Sementara ini kita masih menunggu, karena batas akhir pendaftaran kita tutup pada tanggal 29 November pada pukul 24.00 WIB. Kalau sebelum tanggal 29 November, akan kita layani hingga pukul 16.00 WIB,” ujar Arman yang juga sebagai Koordinator Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat.

Untuk dapat maju dalam Pilkada Tulungagung 2018 mendatang, bakal calon dari jalur perseorangan, KPU Tulungagung telah menetapkan batas minimal dukungan sebanyak 63.752 dukungan, atau 7,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap terakhir.

“Sesuai dengan jumlah DPT yang mengacu pada DPT pemilihan presiden 2014 lalu di Kabupaten Tulungagung ada sebanyak 850.016 pemilih yang ada di 19 kecamatan di Tulungagung. Sehingga calon independen harus mendapatkan dukungan 63.752 dukungan merata dari masing-masing kecamatan,” pungkas Arman.(ta1)

Keterangan gambar : Aktivitas di sekretariat Suparlan.(foto : acta cahyono)