Camat Purwoasri Terkena OTT, Bupati Kediri : Sebelumnya Sudah Diperingatkan

Kediri(adakitanews.com)–Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, akrab disapa Mas Bup Dhito bersama Kepala BKD Kabupeten Kediri M.Solikin dan Inspektur Inspektorat Nono Soekardi, menggelar pers release terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukannya Camat Purwoasri Kabupaten Kediri terkait pungli Tunjangan Hari Raya di Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten kediri, Sabtu (15/5/2021).

Bupati Kediri menjelaskan, bahwa dirinya sebenarnya sudah memperingatkan pada semua pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Kediri agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun.

Namun himbauan dari Bupati Kediri tidak dihiraukan oleh Camat Purwoasri Kabupaten kediri, berdasarkan laporan masyarakat. Sehingga Bupati Kediri Melakukan OTT.

Bupati Kediri mengungkapkan, dalam OTT yang berlangsung pada 6 Mei lalu, mendapati ada beberapa perangkat desa dan bendahara dari desa lain, datang ke Balaidesa Ketawang untuk menyerahkan uang urunan THR.

“Sehingga pihaknya mengamankan uang sebesar Rp. 15 juta rupiah dari 15 desa di wilayah Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri yang baru terkumpul, sedangkan Kecamatan Purwoasri terdiri dari 23 desa dan jika terkumpul sejumal uang Rp 23 juta rupiah,”ungkapnya.

Bupati Kediri menambahkan, uang yang terkumpul dari 15 desa di kecamatan purwoasri untuk segera dikembalikan, karena itu uang kas desa,”tambah Mas Bup Dhito.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu pengganti camat baru, jika sudah ada persetujuan dari Mendagri, maka Camat Purwoasri, akan langsung dihentikan.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Kediri, menunggu persetujuan dari Mendagri untuk mengganti Camat Purwoasri kabupaten kediri, dan saat ini Camat Purwoasri, serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Purwoasri sudah diberikan sanksi penurunan jabatan setingkat lebih rendah.(gar).

Recommended For You