Canda Tawa Para Lansia Diajak Lomba Sambut Hari Lanjut Usia Sedunia

Kediri(adakitanews.com)—Suasana riang dan gembira di kampung kongan pujasera rumah lanjut usia (Lansia) di Kelurahan/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jumat sore (28/5/2021).

Para penghuni lansia mengikuti lomba hiburan dalam menyambut hari lanjut usia sedunia, yang diadakan oleh komunitas Gusdurian Mojokutho Pare dan sanggar Ranseba.

Acara menyambut hari lanjut usia nasional ini dibuat lomba. Nampak terlihat canda tawa belasan lansia mengikuti lomba hiburan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara.

Para orang tua ini tertawa bahagia saat panitia membuat lomba hiburan cerdas cermat. Pertanyaan itu seputar mengingat masa muda Lansia.

Mulai dari lagu mainan dan lagu-lagu masa kecil. Para lansia itu pun sambil tertawa bahagia mengikuti arahan Agus Budiono seorang anggota Polisi berpangkat Bripka.

Dalam kegiatan tersebut, para Lansia satu persatu mendapatkan hadiah setelah berhasil menjawab pertanyaan. Meski hadiahnya sangat sederhana namun para Lansia ini berlomba-lomba mendapatkan hadiah itu.

Para lansia yang terkumpul di Kampung Kongan Pujasera Rumah Lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Pare ini adalah mereka yang sebagian besar bekerja pemulung, pengamen dan pengemis.

Kemudian oleh Komunitas Sanggar Bocah Dolanan Rumah Anak Semua Bangsa dan Gus Durian Kediri, diberikan sebuah tempat tinggal.

Dalam kegiatan ini juga didatangi oleh Bripka Agus Budiono salah seorang anggota Polsek Mojo Polresta Kediri

Bripka Agus sebutan akrabnya memang dikenal selain sebagai anggota polisi, ia aktif dalam kegiatan sosial masyarakat seperti menjadi dalang barongan.

Para lansia itu pun sambil tertawa bahagia mengikuti arahan Bripka Agus Budiono. Seperti nenek Ngatemi ia tak kuasa menahan ketawa melihat gurau Bripka Agus Budiono yang mempin acara hari Lansia Sedunia.

Dalam kegiatan tersebut, para Lansia satu persatu mendapatkan hadiah setelah berhasil menjawab pertanyaan.

Bripka Agus Budiono Seksi Kebudayaan Komunitas Gusdurian Mojokutho Pare menuturkan menyambut hari Sedunia pada 29 Mei, pihaknya hanya berbagi kebahagiaan dengan para lansia yang marginal (terpinggirkan), bahwa mereka tak hidup sendiri.

“Kita menebarkan kebersamaan dan kesenangan bahwa kita hidup seduluran (bersaudara),” ucap Bripka Agus.

Agus Budiono mengatakan bahwa alasan kelompoknya (Gus Durian) mau membuat kegiatan seperti ini tak terlepas dari peran nilai nilai Gus Dur (Tokoh Agama NU).

“Konsep Nawa Cita Gus Dur itu adalah Kemanusiaan. Kita juga ada program bagi susu setiap hari Selasa dan Jumat. Serta ada program Jumat berkah untuk para pemulung,” ungkapnya.

Anggota Polsek Mojo ini berharap semakin banyak orang yang mau melakukan aktivitas kegiatan peduli dengan para lansia yang terpinggirkan.

“Siapapun itu bagaimanapun keadaannya para lansia adalah leluhur. Mereka adalah para orang tua beri perhatian tak hanya kepada para pemuda. Ayo dirumat bareng – bareng (ayo dirawat bersama – sama) karena doa para lansia ini akan membawa keberkahan bagi kita Nusa dan bangsa,” pesan Bripka Agus Budiono.(gar).

Recommended For You