20160624_182202ADAKITANEWS, Kota Kediri – Banyak cara yang dilakukan agar masyarakat dapat berkumpul menjadi satu mencurahkan fikiran untuk menciptakan kegiatan positif terutama demi membangun daerahnya. Seperti yang dilakukan RT 43 Linkungan Grogol Kelurahan Singonegaran Kota Kediri, yang memanfaatkan anggaran PRODAMAS dari Pemerintah Kota untuk membangun balai RT.

RT 43 Lingkungan Grogol merupakan daerah yang berada di Perumahan Permata Hijau. Seperti wilayah perumahan lainnya, dimana masyarakatnya memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan kebanyakan wiraswasta maupun pegawai negeri. Melihat seperti ini, waktu bagi masyarakat hanya sekedar saling menyapa saja pasti sangat sedikit. Maka, butuh inovasi agar masyarakat tampak rukun.

Heri Subagyo Ketua RT 43 bersama warganya berinisiatif membuat balai RT agar warga sekitar dapat berkumpul. Kebutuhan warga setempat inipun didukung dengan program yang diluncurkan oleh Abdulloh Abu Bakar Walikota Kediri bersama Lilik Muhibbah Wakil Walikota dengan Program Pemberdayaan Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan PRODAMAS.

20160624_182631Setelah program unggulan Pemkot ini diluncurkan pada tahun 2015, RT 43 langsung sepakat membuat balai RT. Pasalnya, sebelum program itu diluncurkan masyarakat sekitar kebingungan karena tidak memiliki wadah untuk berkumpul. Sedangkan untuk membangun sendiripun, warga masih pikir-pikir karena tidak adanya anggaran.

PRODAMAS dengan 50 juta setiap RT inipun langsung digunakan untuk menyulap jalan buntu di RT tersebut dan sekarang menjadi bangunan megah yang dapat menampung seluruh warga di RT 43 yang memiliki 70 KK. “Ini (Balai RT –red) inisiatif dari warga sendiri mas. Setelah ada informasi PRODAMAS akan diluncurkan kita langsung rembukan (musyawarah-red) dana itu kita buat apa?. Setelah kita fikir-fikir warga sini sangat membutuhkan tempat untuk berkumpulnya warga,” ujar Ketua RT

Namun, dana Prodamas itu masih kurang untuk membangun balai RT seperti yang diinginkan. Akhirnya, warga berpondong-bondong untuk iuran agar balai RT bisa segera berdiri dan segera bisa dimanfaatkan. “Masyarakat sini seneng mas sudah dibantu dengan Prodamas itu, jadi kurangnya kita sepakat kita tanggung. Ada yang iuran semen, bata dan sebagainya, kalau kita kalkulasikan ada Rp 7.450.000,- iuran warga,” tambah Heri

Setelah hampir satu tahun usia Balai RT itu, kegiatan warga langsung terpusatkan disana. Mulai dari aktifitas olahraga tenis meja, perkumpulan ibu – ibu dan bapak-bapak, hingga kegiatan masyarakat untuk belajar bersama. Bahkan, ibu -ibu RT 43 itu mulai membuat koperasi kecil-kecilan untuk tunjangan hari raya, tidak tanggung-tanggung sampai tulisan ini dibuat sudah terkumpul dana 80 juta rupiah. “Program perpustakaan keliling dari Perpus Kota kita pusatkan disini. Rencananya balai ini akan kita beri wifi gratis,” imbuh Heri Subagyo

Tidak sampai disitu, PRODAMAS yang hadir setiap tahun warga RT 43 ini sudah membuat rancangan untuk tahun kedepan. “Prodamas untuk tahun 2017 rencananya kita gunakan untuk menjadikan balai RT ini 2 lantai, agar yang atas untuk menyimpan dokumentasi warga dan yang bawah tetap bisa digunakan untuk perkumpulan warga,” terangnya

M Nurul Hadi Kepala Kelurahan Singonegaran mengaku bangga dengan inisiatif warganya ini. Dia berharap inisiatif-inisiatif ini dapat dicontoh oleh masyarakat lainnya untuk. Selain itu, Nurul Hadi juga berpesan agar setiap pertemuan warganya, Ia diundang agar dapat menyampaikan program-program lainnya langsung kepada masyarakat.

“Saya selalu berpesan ke pak RT agar setiap kegiatan itu DPA maupun RAP nya ditempel dan diinformasikan ke masyarakat. Karena sekarang sudah jamannya keterbukaan anggaran, agar masyarakat juga tahu digunakan untuk apa,” jelas Nurul Hadi saat berkunjung ke balai RT untuk memberikan informasi terkait bersih-bersih yang akan dilakukan Minggu (26/06) pagi.(Zay)

 

Keterangan Gambar : Kepala Kelurahan bersama Ketua RT di balai RT 43 Perumahan Permata Hijau Lingkungan Grogol Kelurahan Singonegaran Kota Kediri.(Foto: Zayyin)