ADAKITANEWS, Blitar – Mengacu pada instruksi Presiden untuk keluar dari ancaman darurat narkoba, Tim Gabungan yang terdiri atas BNN Blitar, Polres Blitar Kota dan Polres Blitar, Kodim 0808 Blitar menggelar razia narkoba secara mendadak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas II Blitar, Selasa (09/01) malam. Razia ini dimulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB.

Kalapas klas II Blitar, Rudi Sujarwono mengatakan, saat razia petugas menyisir sel-sel dan blok dalam Lapas. Menurutnya, penggeledahan berlangsung aman dan tidak ada perlawanan dari para napi. “Petugas sudah menyisir di dalam Lapas. Hasilnya Lapas bersih dari peredaran narkoba,” kata Rudi usai razia.

Rudi juga menjelaskan, dari total narapidana sebanyak 364 orang, 51 napi merupakan napi narkoba. “Ini gebrakan untuk 2018 awal, berikutnya akan terus berlanjut karena kami ingin memerangi narkoba,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNN Blitar, AKBP Agustyanto mengatakan, razia yang digelar malam itu berlangsung lancar tanpa kendala. Menurutnya, razia narkoba ini dilakukan secara berkesinambungan, agar lapas benar-benar bersih dari narkoba.
“Untuk hasilnya dari 40 napi yang dipilih acak semuanya negatif dan untuk saat ini Lapas Blitar bersih dari narkoba,” imbuhnya.

Untuk diketahui, saat razia dilakukan di kamar blok pria, petugas sempat menemukan 2 bungkus klip berisi kristal yang diduga campuran narkoba. Temuan 2 klip berisi kristal bening itu langsung diuji di laboratorium kriminal. Hanya saja hasil tes awal belum disimpulkan. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut, barang bukti berupa 2 klip berisi kristal tersebut kini telah diamankan pihak kepolisian.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana saat razia narkoba di Lapas Kelas II Blitar.(foto : fathan)