2015-08-22_22.32.33

ADAKITANEWS, Blitar – Satu minggu lebih perampokan di toko emas Janoko, Polisi masih kesulitan untuk mengungkap pelaku perampokan di toko emas yang berada di pasar Kutukan, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar itu. Dijelaskan oleh Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Lahuri, pihaknya mengalami kesulitan mengungkap identitas pelaku karena CCTV yang terpasang di dalam toko rusak.

AKP Lahuri menambahkan, dikarenakan tidak ada rekaman CCTV maka pihaknya kesulitan mengungkap identitas pelaku. “CCTV yang ada rusak dan tidak adanya rekaman membuat kami kesulitan, dan menghambat kami dalam mengungkap kasus perampokan tersebut,” kata AKP Lahuri.

Lebih lanjut AKP Lahuri menyampaikan, sementara ini Polisi hanya bisa mengindentifikasi pelaku perampokan dari keterangan para saksi yang ada.

Diberitakan sebelumnya, toko emas Janoko yang berada di wilayah Pasar Kutukan disatroni oleh kawananan perampok bersenjata pada Rabu (12/8) siang. Dalam kejadian  tersebut perampok berhasil membawa kabur 5 kilogram emas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan kerugian ditaksir mencapai 1 milyar rupiah.

Polisi saat ini masih melakukan lidik dan menunggu hasil lab barang bukti peluru yang digunakan oleh pelaku dan diduga peluru air Shoft Gun. Dalam melakukan lidik terkait kasus ini Polres Blitar mendapat bantuan  untuk memburu para pelaku perampokan Toko Emas Janoko, dan sudah dibagi dalam beberapa tim untuk memburu para pelaku.

Meski perburuan masih dikosentrasikan di dalam Kota dan Kab Blitar, namun ada tim yang  bergerak ke luar kota, seperti ke Malang serta kota lain yang diduga menjadi pelarian pelaku. (wiro/jati)

Keterangan Gambar : Toko Emas Janoko pasca terjadi Perampokan beberapa waktu lalu