CJH Asal Kediri Dilarang Keras Membawa Sanjata Tajam

20160816_094745-1ADAKITANEWS, Kediri – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kediri yang berlokasi di Jl. Pamenang No. 64 melarang para Calon Jemaah Haji (CJH) membawa senjata tajam dan peralatan memasak saat perjalanan menuju tanah suci. Pasalnya, peralatan tersebut selain membahayakan juga tidak berguna saat pelaksanaan ibadah haji.

Informasi yang diterima adakitanews.com, beberapa barang bawaan CJH yang dilarang oleh Kakemenag Kediri antara lain; gunting, pisau, rice cooker, minyak goreng, cobek, madu, dan peralatan dapur lainnya. Larangan tersebut, diberikan kepada seluruh CJH asal Kediri setelah mendapatkan informasi resmi dari Kantor Wilayah Jawa Timur beberapa hari lalu.

“CJH asal Kediri dilarang keras membawa senjata tajam dan peralatan dapur. Karena barang – barang tersebut berbahaya dan menambah beban bawaan,” ungkap Moh. Umar Saiful Kepala Bagian (Kabag) Humas Kemenag Kediri, Selasa (16/08).

Menurutnya, para CJH asal Kediri tidak perlu khawatir terkait makanan, karena di tanah suci sudah banyak warung – warung yang menyediakan makanan dengan masakan beraneka ragam. Ia menambahkan, CJH tidak perlu memasak sendiri karena akan mengganggu proses ibadah haji yang sedang dijalaninya. “Beribadahlah dengan khusuk,” jelasnya.

Diakuinya, CJH asal Kediri akan diberangkatkan ke asrama haji Sukolilo pada tanggal 18 Agustus untuk kelompok terbang 25 dan 19 Agustus untuk kelompok terbang 26, 27  tepat pada pukul 04.00 WIB dini hari di halaman Pemerintah Kabupaten Kediri dengan mengendarai 20 bus pariwisata. (blot)

Keterangan Gambar: Moh. Umar Saiful Kepala Bagian (Kabag) Humas Kemenag Kediri yang baru. (foto: iwan fahmi)

Recommended For You