ADAKITANEWS, Kediri – Yateno, 29, pengamen, warga Dusun Brangkal Desa Jiporapah Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang, babak belur dihajar massa lantaran kedapatan mencuri kotak amal di warung kopi milik Suhartini, 39, warga Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, Kamis (04/05) malam.

Kapolsek Purwoasri, AKP Ismu Kamdaris mengatakan, kejadian bermula pada Kamis (04/05) sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka mondar-mandir untuk mengintai TKP. “Kejadiannya pukul 18.15 WIB, dari siang tersangka sudah mengintai warung tersebut. Menjelang malam, saat pemilik warung sedang salat magrib, ia melancarkan niatnya masuk ke dalam warung tersebut,” cakapnya, Jumat (05/05) pagi.

Masih kata AKP Ismu Kamdaris, tersangka membuka pintu warung dengan obeng. Setelah masuk, ia mencari uang di laci namun tidak ada. ”Ia melihat ada kotak amal di meja, dengan spontanitas tersangka merusak gembok dan mengambil uang di dalamnya sebesar Rp 117 ribu. Namun perbuatannya diketahui korban sambil teriak maling, tak selang lama banyak warga berdatangan untuk memukuli tersangka,” ujarnya.

AKP Ismu Kamdaris menambahkan, setelah ditelusuri ternyata tersangka sudah pernah masuk Lapas Jombang lantaran kasus curanmor tahun 2016. Ia mengaku uang tersebut digunakan untuk servis HP serta untuk bekal hidup. “Atas perbuatannya tersangka dikenakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 5 KUHP, saat ini barang bukti 1 obeng, 1 senter, kotak amal beserta isinya dan tersangka sudah diamankan ke Mapolsek Purwoasri,” pungkasnya.(udn)

Keterangan gambar : Tersangka dan barang bukti kotak amal beserta isinya di Mapolsek Purwoasri.(foto:fasihhuddin kholili)