width=

ADAKITANEWS2015-09-24_21.15.33, Ponorogo – Memanfaatkan rumah kosong yang ditinggal bekerja pemiliknya, Wawan Abdul Rohman,19, warga pendatang dari  Batam berhasil mengambil beberapa perhiasan berupa kalung dan cincin emas milik korban senilai  Rp. 4,4 juta. Namun apes menimpa dirinya, aksi kejahatan yang dilakukanya terlacak polisi hingga akhirnya harus mendekan di sel tahanan Polres Ponorogo.

Aksi kejahatan Abdul Rahman di rumah Rowandi,55, warga Dukuh Sawur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. “Modus yang dilakukan pelaku memanfaatkan momentum pemilik rumah pergi. Apalagi kebiasaan di desa jika mereka pergi tidak mengunci pintu. Sehingga pelaku dengan leluasa masuk rumah dari pintu belakang dan mengambil perhiasan di dalam tas yang tergantung di tembok,” jelas Kasubag Humas Polres Ponorogo AKP Hariyadi, Kamis (24/9).

Saat pemilik rumah pergi bekerja, kesempatan itu dimanfaatkan tersangka masuk lewat pintu belakang. Penangkapan pelaku hasil pengembangan  olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta keterangan para saksi dan korban yang disimpulkan pelakunya mengarah kepada Wawan Abdul Rohman.

Kesimpulan makin kuat, tambah Rphma, saat dilakukan penangkapan  pelaku akan menjual barang bukti. Untuk pengembangan perkara tersebut, pelaku dan barang bukti berupa sebuah  kalung emas seberat 6,2 gram, satu unit ponsel,  tujuh unit VCD serta uang tunai Rp 180 ribu hasil penjualan satu cincin emas seberat 4 gram diamankan polisi. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP diancam 5 tahun penjara. (UK)

Keterangan Gambar : Barang bukti hasil pencurian yang dilakukan Wawan Abdul Rohman (19) warga pendatang dari  Batam, tinggal Dukuh Sawur, Desa Tegalrejo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.