AdaKitaNews Ada Saja Curi Sepeda, Orang Gila Babak Belur Dihajar Masa

Curi Sepeda, Orang Gila Babak Belur Dihajar Masa

Adakitanews IMG02109-20150104-1243IMG02110-20150104-1243Kediri РGara-gara kepergok mencuri sepeda ontel, seorang penderita ganguan jiwa babak belur dihajar massa. Warga baru mengetahui pelaku menderita gangguan jiwa setelah mendapat keterangan dari keluarga pelaku.

Orang gila bernasib apes itu bernama Suyanto, 37, warga Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Suyanto kepergok warga sedang mencuri sepeda milik Sahid, 50, warga Desa Sekaran, Kecamatan Kayen Kidul.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, kejadian ini bermula saat istri Sahid, mendengar suara berisik di depan rumahnya. Curiga dengan suara tersebut, Istrinya langsung meminta Sahid untuk melihatnya. Saat diintip dari jendela ruang tamu, Sahid melihat ada seorang sedang berada di teras depan rumahnya dan mengambil sepeda ontel BMX kecil warna biru yang ditaruh di pinggir.

Mengetahui sepeda ontel milik anaknya dicuri, korban langsung keluar dan mengejarnya. Pelaku yang berhasil membawa kabur sepeda ontel tersebut, dan lolos dari kejaran korban.

Selang 2 jam, Sahid dan warga mendapat kabar pelaku berada di Dusun Semut, Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri. Sahid, yang mendapat kabar langsung menuju ke Dusun Semut, untuk memastikan sepeda itu miliknya.

Warga sekitar dan korban berupaya untuk menangkap pelaku. Namun lagi-lagi pelaku dapat meloloskan diri. Pelaku baru dapat ditangkap setelah terjatuh setelah berupaya melompat pagar.

Warga yang merasa jengkel dengan ulah pelaku, langsung menghajarnya hingga babak belur. Mengetahui ada pencuri dan dihajar masa, perangkat desa setempat langsung menghubungi petugas Polsek Pagu. Aksi massa baru berhenti setelah petugas kepolisian datang ke lokasi.

Petugas kepolisian akhirnya mendatangkan keluarga pelaku untuk dimintai keterangan. Dari keterangan pihak keluarga, ternyata pelaku baru saja pulang dari Rumah Sakit Jiwa Malang. Dan setelah berada di rumah dia kabur melarikan diri dari perawatan keluarganya.

Kapolsek Pagu AKP Setijo Budi melalui Kasi Humas Aiptu Sukarji menuturkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan perangkat desa Bedali dan keluarga pelaku. Dan ternyata, pelaku mempunyai kelainan jiwa atau orang gila. “Karena pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah di rawat di RSJ Malang. Dan keluarga pelaku bisa menunjukan surat keterangan dari RSJ Malang. Maka pelaku kami serahkan kembali ke pihak keluarga,” tutur Aiptu Sukarji.(gar)

Keterangan Gambar : Pelaku saat berada di Polsek Pagu berserta barang bukti sepeda onthel