ADAKITANEWS, Surabaya – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dengan status sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset negara yang dikelola PT Panca Wira Usaha (PWU), salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim, Senin (17/10).

Dahlan Iskan diketahui datang ke gedung Kejati Jatim di Jalan A Yani Surabaya sekitar pukul 10.18 WIB. Setibanya, mantan Direktur Utama PT DWU itu langsung naik ke lantai 5 menggunakan lift menuju ruang penyidik Pidana Khusus.

Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik hingga sekitar pukul 19.10 WIB. Kepada awak media yang hadir, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung menyampaikan dalam pemeriksaan awal tersebut, Dahlan Iskan dicerca 38 pertanyaan. Meski demikian, dikatakan bahwa pemeriksaan akan kembali dilanjutkan pada Selasa (18/10) esok. “ Pemeriksaan akan kembali dilanjutkan besok,” katanya.

Seperti diketahui, pemeriksaan Dahlan Iskan diduga terkait kasus korupsi penjualan aset PT PWU di Kediri dan Tulungagung. Sebelumnya, Kejati Jatim telah lama berusaha menghadirkan Dahlan Iskan untuk dilakukan pemeriksaan. Pasalnya selama dipanggil, yang bersangkutan selalu berada di luar negeri dan gagal dihadirkan.

Dahlan Iskan pertama kali dipanggil pihak kejaksaan pada Rabu (27/07) lalu, tepat sebulan pasca kasus penjualan aset PT PWU dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Pada Kamis (18/08), Dahlan Iskan juga kembali dipanggil, namun lagi-lagi pemanggilan itu gagal lantaran mantan Dirut PT PWU itu masih berada di luar negeri.(*/kur)

Keterangan gambar: Dahlan Iskan.(google.com)