ADAKITANEWS, Sidoarjo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo berencana akan mengubah Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Perubahan dapil tersebut dikarenakan faktor volume jumlah penduduk di Kota Delta yang terus meningkat.‎

Ketua KPU Sidoarjo, Zainal Abidin menjelaskan, rencana perubahan dapil memang kemungkinan memang ada. Dan setelah dilakukan rapat internal, ada beberapa usulan model dapil diantaranya adalah perubahan wilayah.

“Dalam perumusan dapil itu akan melibatkan sejumlah pihak, dengan pakar akademisi dan perwakilan Pemkab Sidoarjo. Jumlah dapil tetap enam, namun wilayahnya berubah atau tidak sama dengan pemilu sebelumnya,” papar Zainal, Jumat (09/02)‎.

Dia menabahkan, pihaknya juga akan mengundang seluruh partai politik yang ada di Sidoarjo untuk dimintai masukan-masukan yang selanjutnya akan dibawa ke KPU Jatim untuk dipresentasikan.

“Hasil masukan kita pilih mana yang banyak, kemudian dipresentasikan ke KPU Jatim. Namun hasil keputusan tetap ada di KPU Pusat,” jelasnya.‎

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panwaslu Kabupaten Sidoarjo, M Rosul membenarkan bahwa pihaknya sudah merima surat dari KPU terkait perubahan dapil untuk pileg mendatang. “Saya sudah terima surat dari KPU terkait dapil pada pileg mendatang,” katanya.‎

Pihaknya juga merekomendasikan beber‎apa hal yang diusulkan untuk diperbaiki diantaranya yaitu sisi penduduk yang tidak terwakili, integralitas, kesatuan teritorial, kesamaan kultur atau kekuasaan, konflik atau kerawanan dan akses transportasi.‎

“Bisa dimungkinkan nantinya dari rekomendasi KPU terebut akan ada penambahan dapil pada Kecamatan Sidoarjo, Sukodono, Buduran, Waru, Sedati, Gedangan dan Taman,” pungkasnya.‎(sid3)

Keterangan gambar: KPU Kabupaten Sidoarjo.(foto: andri santoso)