ADAKITANEWS, Jombang – Dapur umum yang disiapkan di posko pengungsian Balaidesa Gambiran Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, dalam sehari menghabiskan 2 kuintal beras untuk melayani pengungsi dan warga yang terdampak banjir.

Dapur umum tersebut didirikan oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Jombang. Koordinator Tagana Jombang, Hidayat mengatakan bahwa pihaknya dalam satu hari itu, Kamis (22/02), telah membagikan seribu nasi bungkus kepada para pengungsi dan warga yang terdampak banjir di Desa Gambiran dan sekitarnya. “Tadi kami sudah membagikan nasi bungkus sebanyak empat kali pada hari ini. Ini tadi sudah memasak nasi sebanyak 2 kuintal beras,” ujar Hidayat saat diwawancarai di posko pengungsian Balaidesa Kademangan.

Sementara saat disinggung mengenai stok logistik di dapur umum pengungsian, Koordinator Tagana Jombang mengatakan bahwa keperluan logistik masih dalam kondisi aman tidak kekurangan. “Untuk lauk pauk tercukupi, beras tercukupi. Alhamdulillah seluruh elemen di Jombang sudah kerja bareng,” tandasnya.

Selain kebutuhan logistik, Tim Tagana Jombang juga mempersiapkan kebutuhan peralatan untuk bayi dan kebutuhan selimut bagi para pengungsi yang ada di Balaidesa Gambiran Kecamatan Mojoagung. “Kami juga tadi membagikan selimut dan perlengkapan bayi. Untuk pos kesehatan sudah disiapkan oleh Puskesmas setempat,” ungkapnya.

Sampai malam ini, Kamis (22/02), data yang dihimpun Tim Adakitanews.com melalui BPBD Kabupaten Jombang, tercatat jumlah pengungsi di Balaidesa Gambiran sudah mencapai 197 jiwa, termasuk 24 balita dan 18 lansia. Sedangkan dari keseluruhan warga yang terdampak banjir mencapai 5.297 jiwa.(ar)

Keterangan gambar: Suasa di dapur umum pengungsian Balaidesa Gambiran Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.(foto:adi rosul)