ADAKITANEWS, Kota Kediri – Upacara peringatan Hari Pahlawan dilaksanakan di halaman Balaikota Kediri, Jumat (10/11). Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar yang saat itu bertindak sebagai Inspektur Upacara banyak memberikan pesan terkait semangat kepahlawanan, serta peran para penerus perjuangan bangsa dalam memberantas peredaran narkoba.

Dalam sambutannya saat upacara Hari Pahlawan tahun 2017 yang mengangkat tema Perkokoh Persatuan untuk Membangun Negeri, Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini menyampaikan bahwa semangat kebangsaan di Hari Pahlawan saat ini adalah sebuah nasionalisme yang dilandasi oleh kemanusiaan universal, dan bukan nasionalisme yang sempit.

Mas Abu juga mengatakan bahwa inilah saatnya untuk menuntaskan perjuangan membangun bangsa dengan sikap mental yang positif dan konstruktif. Yaitu membangun sebuah bangsa yang merdeka, maju, bersatu, berdaulat dan terbuka. “Hanya dengan revolusi mental yang positif, optimis dan sadar riwayat kita sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat dan terbuka, kita menyelami tantangan dan persoalan yang kita hadapi bersama dengan semangat persatuan di dalam kesetaraan seluruh anak bangsa tanpa diskriminasi,” katanya.

Pada upacara Hari Pahlawan kali itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Kediri dengan Kepolisian Resort Kediri Kota, tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba menjadi kurikulum pendidikan.

Dikatakan, saat ini Indonesia sudah masuk dalam darurat narkoba. Jumlah pengguna narkoba telah mencapai 6 juta orang, dengan 15 ribu orang meninggal dunia setiap tahun atau 41 orang meninggal dunia setiap harinya akibat narkoba.

Pasar narkoba saat ini juga sudah semakin meresahkan karena mulai membidik para generasi muda. “Karena itu kita perlu membentengi dan memberikan kesadaran kepada pelajar sejak dini melalui pendidikan anti narkoba yang nantinya akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan formal,” tambah Mas Abu.

Tindak lanjut penandatanganan MoU ini, kata Mas Abu, nantinya yakni adanya sosialisasi tentang narkoba di sekolah-sekolah oleh Polres Kediri Kota, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri. Hal ini dilakukan guna membentengi dan memberikan kesadaran Self Defence kepada para generasi muda, serta memberikan wawasan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya.

Usai upacara, Walikota Kediri juga melepas 95 atlet POR SD/MI tingkat Jatim, yang akan bertanding di Lumajang, serta menyempatkan diri melihat pameran foto tentang Bahaya Narkoba di halaman Balakota Kediri. Bersama jajaran Forkopimda Kota Kediri, Walikota Kediri juga melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Joyoboyo.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Upacara peringatan Hari Pahlawan di Balaikota Kediri.(dok. Humas Pemkot Kediri)