2016-01-12_20.56.15ADAKITANEWS, Jombang – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jombang, Jawa Timur, mulai membawa korban. Satu balita berusia 3 tahun, bernama Alisah Aqila, anak dari pasangan Anik Fitria dan Abdul Madjid, warga Desa Balong Besuk, Kecamatan Diwek, meninggal dunia akibat DBD. Balita malang itu meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD setempat.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran, mengatakan, korban sempat mengalami panas tinggi dan mengalami penurunan trombosit. Selain itu korban sempat di rawat di ruang Higt Care Unit (HCU) Paviliun seruni RSUD Jombang.

“Awalnya dirawat di Puskesmas dari Cukir kemudian kondisi tidak kunjung membaik dilarikan ke RSUD Jombang dan memang kondisinya waktu itu terjadi kegawatan sehingga harus kita rawat di ICCU Central. Di ICCU central kemudian ada perbaikan. Kemudian kita rawat intensif di HCU Seruni, kemudian pasien ini menjelek kembali dan kita rawat kembali di ICCU central dan pada akhirnya meninggal dunia”, kata Pudji Umbaran, Selasa (12/01).

Sementara menurut pihak keluarga, meski sempat membaik kondisi Alisah kembali mengalami drop diduga lantaran lambatnya penanganan. Korban akhirnya meninggal dunia pada hari minggu lalu. Namun demikian, kedua orang tua Alisah mengaku pasrah dengan kenyataan yang menimpa anak balitanya ini. “Kalau memang ini sudah takdir dariNya, ya sudah,” ujar Abdul Majid

Kawasan tempat tinggal balita korban juga merupakan kawasan endemik DBD. Menurut warga, di Desa tersebut sedikitnya delapan warga yang didominasi balita terkena wabah DBD dengan berbagai grade. Mereka telah menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit setempat.

Pemerintah desa dan pihak puskesmas setempat langsung melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan tersebut guna menekan penyebearan nyamuk Aedes aegypti.

Selain melakukan pengasapan petugas terus mensosilisasikan perilaku hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang sehat dari nyamuk melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di titik-titik yang dianggap sebagai desa endemik DBD.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Anik Fitria, orang tua Alisah, menunjukkan foto Alisah semasa hidupnya di telephon genggam miliknya.