ADAKITANEWS, Madiun – Imbas dari musim kemarau saat ini sudah mulai terasa khususnya di wilayah Kabupaten Madiun. Salah satunya terlihat dari kondisi debit air di Waduk Dawuhan Desa Sidomulyo Kecamatan Wonoasri, yang hanya tinggal separuh dari biasanya.

Waduk yang menampung aliran dari Sungai Kare serta tadah hujan tersebut debit airnya mengalami penurunan yang cukup signifikan. Berdasarkan keterangan dari petugas jaga Waduk, Santoso, ketinggian air hanya sekitar 4,6 meter, dari yang seharusnya ketinggian pada posisi normal mencapai 9,3 meter.

“Berdasarkan pengamatan kami tinggi air pada hari ini hanya sekitar 4,6 meter saja dari yang seharusnya 9,3 meter,” jelas Santoso kepada Tim Adakitanews.com, Kamis (07/09).

Selain debit air yang terus menurun tiap harinya, menurut Santoso rata-rata penurunan debit air dalam satu hari sekitar 5 – 7 sentimeter. Salah satunya seperti di pintu air sebelah barat, yang juga sudah tidak tampak ada air mengalir, sehingga terlihat sangat kering.

Masih menurut Santoso, penurunan air di Waduk Dawuhan ini terjadi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Namun menurutnya, tidak pernah sampai tidak ada airnya sama sekali. Karena berdasarkan petunjuk teknis, jika ketinggian air hanya sekitar dua meter semua pintu air akan ditutup.

“Jika air nanti tinggal dua meteran pintu air akan kita tutup semua. Hal ini semata agar kondisi waduk tidak mengalami kerusakan akibat kering tanpa air sama sekali,” lanjut Santoso.

Salah satu warga, Karso Paidi, 70, mengaku jika imbas penurunan air waduk tersebut mengharuskan dirinya dan petani lain menggunakan diesel untuk mengairi tanaman yang ada. Karso yang tinggal di Desa Kedung Gong di sekitar Waduk Dawuhan mengaku, sudah dua bulan lebih memakai diesel untuk mengairi sawahnya yang ditanami padi.

“Dua bulan mungkin saya dan warga yang lain menggunakan diesel untuk mengairi sawah kami akibat penurunan debit air waduk,” jelentreh Karso Paidi.

Untuk diketahui jika Waduk Dawuhan ini mampu untuk mengairi lahan di tiga wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Wonoasri, Kecamatan Madiun, Kecamatan Balerejo dan mencakup lahan seluas total 2.823 hektare.(bud)

Keterangan gambar : Debit air Waduk Dawuhan yang menurun serta pintu air tanpa ada air yang mengalir.(foto : budiyanto)