ADAKITANEWSKapolres Nganjuk AKBP Muh.Anwar Nasir tandatangani deklarasi, Nganjuk – Deklarasi penutupan lokalisasi PSK di Kabupaten Nganjuk, Ditandatangani oleh seluruh forpimda dan ormas yang ada di kabupaten Nganjuk di Gedung Olah Raga Bung Karno, Begadung kabupaten Ngan ‘at (23/1) pukul 15.00 WIB .

Namun Dua tokoh yang digadang-gadang akan hadir dan menandatangani deklarasi penutupan prostitusi ini tidak hadir, yaitu Menteri Sosial Khofifah indar Parawangsa dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Menurut Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos selaku pihak yang mewakili Mensos khofifah, mengatakan bahwa ketidakhadiran Mensos khofifah karena sakit. “Beliau sebenarnya sudah menjadwalkan untuk hadir, namun karena beliau kecapekan dan sakit maka dengan sangat terpaksa beliau tidak dapat hadir,”terang dirjen.

Hingga berita ini diunggah, belum diperoleh informasi  tentang alasan tidak hadirnya Gubernur Jatim soekarwo Dalam acara penandatanganan deklarasi bertema “Deklarasi Kabupaten Nganjuk Bebas Prostitusi” ini.

Dalam kesempatan ini, secara seremonial juga diberikan uang kompensasi bagi para PSK sebesar 4,8 juta rupiah dari Menteri Sosial yang diserahkan oleh Bupati Nganjuk dan Pimpinan masing-masing Forpimda dan ormas.

Akhirnya, deklarasi hanya ditandatangani oleh seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Nganjuk. Diantaranya Bupati Nganjuk H.Taufiqurrahman, Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad Anwar Nasir, Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk, I Made Sumadana. Kepala Pengadilan Negeri Nganjuk,Pujo Saksono. Ketua BNN Kabupaten  Nganjuk, AKBP Agus. Kepala Dandim 0810 Nganjuk, Letkol Inf Akatoto.  Ketua DPRD Nganjuk, Puji Santoso.

Selain itu deklarasi Juga ditandatangani dan dihadiri oleh  tokoh masyarakat dan tokoh Agama. Diantaranya, Ketua MUI Kabupaten Nganjuk, Kh zamroji. Ketua Muslimat NU Kabupaten Nganjuk, Sri Minarni. Ketua pemuda Muhammadiyah Kabupaten Nganjuk, Samsudin.

Sedangkan dari kemensos, Menteri sosial Khofifah Indar Parawansa diwakili oleh Dirjen Rehabilitasi sosial Kemensos, begitu juga dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo diwakili Asisten 3 Propinsi Jawa Timur.* (Kmto/jati)