Kediri(adakitanews.com)—Sebanyak delapan Polsek di Polres Kediri tak lagi menangani penyidikan perkara pidana. Hal ini sebagai kebijakan bagian dari Program Kapolri untuk mengfokuskan Polsek dalam kegiatan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Seperti diketahui sebelumnya Kapolri Jenderal Listiono Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi untuk Polsek tak lagi melakukan proses penyidikan.

Delapan Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Kediri tidak menangani proses penyidikan perkara ialah Polsek Kandangan, Puncu, Kepung, Gurah, Wates, Papar, Purwoasri dan Kunjang.

“Ya memang benar ada delapan Polsek,” tutur Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono S.I.K., Kamis (31/3/2021).

AKBP Lukman menjelaskan, delapan Polsek di Polres Kediri yang tak lagi melakukan proses penyidikan ini juga berdasarkan kriteria khusus. Salah satunya minimnya laporan masyarakat akan adanya kasus tindak pidana yang ditangani Polsek tersebut.

“Kita mapping seluruh Polsek di Polres Kediri hasilnya ketemu delapan Polsek yang jumlah laporannya dibawah 10 laporan setiap tahunnya. Karena itu delapan Polsek fokus untuk penanganan Harkambtibmas,” jelas Lukman Cahyono

“Jadi harapannya Polsek ini lebih bisa melakukan kegiatan preventif Harkambtibmas, sambang daerah sehingga tak terpecah fokusnya terhadap penanganan perkara,” imbuh Kapolres Kediri.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tetap bisa melapor kejadian atau peristiwa hukum yang dialami lewat Polsek.

“Masyarakat tetap bisa melapor hanya yang menjadi pembeda penanganannya nanti akan dilimpahkan di Polres. Jumlah anggota di Polres Kediri cukup banyak dan mempunyai kompetensi. Sehingga dengan program ini justru mempercepat pelayanan hukum masyarakat Kabupaten Kediri,” jelas Lukman Cahyono.(gar).