Demi Nikahi Janda, Pemuda Nekat Dalangi Pencurian di 13 TKP

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Daduk Surahman, 22, warga Desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar nekat mendalangi serangkaian pencurian rumah kosong di wilayah Kota dan Kabupaten Blitar. Hal itu dilakukannya demi menikahi seorang janda.

Ia menjadi pimpinan komplotan bersama tiga rekannya, Igha Ahmad, 21, warga Kelurahan Kauman Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, Irfan Indra, 18, warga Desa Selorejo Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, dan Agung yang saat ini masih buron.

Komplotan ini telah menyasar 13 TKP yang rata-rata adalah perumahan kosong karena penghuninya bekerja atau sedang pergi, dan mencuri barang elektronik maupun uang tunai.

Saat ditanya, Daduk mengaku selalu menjadi eksekutor aksi pencurian. Daduk yang bekerja sebagai buruh tambang pasir ini melakukan aksinya dengan menggunakan linggis untuk mencongkel jendela dan beraksi sendirian atau berdua, sementara yang lain menunggu di luar.

“Barang hasil curian kita jual. Hasilnya kita gunakan untuk senang-senang, dan sisanya kita belikan sepeda motor sport. Tapi rencananya saya mau nikah tahun ini, saya sedang kumpulkan modal,” kata Daduk saat ditanya wartawan, Senin (10/04).

Sementara itu Kapolresta Blitar, AKBP Heru Agung Nugroho menjelaskan, modus yang dipakai komplotan ini yakni dengan mengintai rumah korbannya. Mereka terakhir beraksi di rumah seorang anggota Polri di wilayah Sentul Kota Blitar dan mencuri sejumlah barang elektronik.

“Para pelaku pencurian ini kita tangkap di sejumlah lokasi. Sementara dalangnya kita tangkap saat berada di rumah calon mertuanya,” papar Kapolres, Senin (10/04).

Dari tangan para pelaku, lanjut AKBP Heru, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti hasil kejahatan, diantaranya uang tunai jutaan rupiah, motor sport, serta sejumlah barang elektronik. Polisi menjerat komplotan ini dengan pasal pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara terkait satu pelaku lain, polisi masih memburunya. “Sementara ini kita masih berhasil menangkap 3 pelaku, sedangkan satu pelaku lagi masih jadi DPO kita,” ungkapnya.(blt2)

Keterangan gambar : AKBP Heru Agung Nugroho, Kapolresta Blitar saat pers rilis.(foto : fathan)

Recommended For You