ADAKITANEWS, Kota Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi yang jatuh setiap 9 Desember, ratusan massa yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Blitar, Senin (11/12) siang. Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutannya dan membawa sebuah tumpeng, lengkap dengan lauk pauk disertai atraksi kesenian barongan.

Koordinator Aksi, Imam Nawawi mengatakan, tumpeng tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Kejari Blitar agar lebih giat menuntaskan kasus korupsi di Blitar raya. “Ini juga sebagai bentuk dukungan kita untuk mengusir para koruptor, yang disimbolkan dengan atraksi barongan,” kata Imam Nawawi, Senin (11/12).

Tuntutan massa yang diusung dalam aksi unjuk rasa, diantaranya agar pengusutan kasus korupsi di Blitar raya tak pandang bulu, bongkar mafia dan konspirasi peradilan, tangkap dan adili koruptor, dan wujudkan pemerintahan yang jujur dan bersih.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang lambat penanganannya. Seperti dugaan korupsi pembangunan Pasar Penataran, workshop honorer K2, KONI, Jasmas dan masih banyak yang lain,” tegasnya.

Imam Nawawi menuturkan, pihaknya akan terus mendukung segala bentuk upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi baik yang dilakukan kepolisian, kejaksaan, maupun KPK. Tak hanya itu, janji-janji penanganan kasus korupsi oleh penegak hukum juga akan terus menjadi sorotan bersama. “Jangan sampai berkas kasus korupsi menjadi beras atau hanya menjadi ATM berjalan,” pungkasnya..

Menurutnya, korupsi adalah masalah dan musuh bersama. Masyarakat dunia internasional memperingatinya setiap 9 Desember. “Ini artinya masyarakat dunia itu juga muak dengan para koruptor, makanya diperingati sebagai tindakan pencegahan. Kami terus mendukung sepenuhnya penindakan terhadap para pelaku korupsi di Blitar Raya ini,” ungkap Imam.

Ratusan massa yang menyuarakan tuntutan akhirnya ditemui oleh Kasi Pidsus Kejari, Amiruddin. Ia pun mengatakan akan menyampaikan tuntutan massa ke Kajari. “Terima kasih teman-teman sudah mengingatkan tugas kami, nanti kami sampaikan ke Bapak Kajari,” kata Aminuddin singkat.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Blitar.(ist)