DEMO KORBAN PENIPUAN MENANGIS DI KEJAKSAAN_1 003ADAKITANEWS, Kediri – Puluhan warga Desa Belor Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri lakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kediri, Rabu (23/12). Mereka meminta Kejari mungusut tuntas kasus penipuan Program Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE).

Pantauan tim adakitanews.com, puluhan warga Belor ini mendatangi kantor Kejari Kabupaten Kediri dengan membawa sepanduk dan banner. Mereka menuntut agar pengurus Program KKPE yang telah menipu mereka hingga ratusan juta untuk dijebloskan ke penjara.

“Kami minta Kejaksaan Negeri bisa mengusut tuntas penipuan yang mengorbankan harta benda kami,” ujar salah satu orator

Pengurus KKPE tersebut yakni, Sunari sebagai Ketua, Cholis sebagai Bendahara dan Sumadi sebagai Sekretaris. Ketiganya dianggap telah menggelapkan dana angsuran warga. Selain itu ketiganya juga telah menggelapkan sertifikat tanah warga Belor ke salah satu Bank.

“Mereka (ketiga pengurus-red) telah menggelapkan uang angsuran dan sertifikat tanah kami. Sekarang telah terjadi kredit macet sebesar 900 juta, belum lagi sertifikat kami sekarang telah dilelang oleh bank. Terus bagaimana nasib kami,” ujar Indah perwakilan warga Desa Belor

Aksi puluhan warga ini berakhir setelah perwakilan mereka diijinkan bertemu dengan pihak Kejaksaan. Menurut Bop Sulistya Kasi Intelejen Kejari Kabupaten Kediri, pihaknya telah melakukan proses penanganan. Bahkan, lanjut Bop Sulistya, kasus tersebut sudah memasuki tahap penentuan pidana. “Kejaksaan akan menelusuri seluruh aset milik para pengurus ‎agar tidak terjadi pengalihan dana ke pihak lain,” jelasnya

Untuk diketahui, ada 120 warga yang tergabung dalam 12 kelompok menerima dana pinjaman dari‎ program KKPE bidang peternakan oleh Bank Jatim dengan syarat agunan sertifikat. Dari usulan kredit Rp 50 juta setiap warga, ternyata hanya direalisasikan antara Rp 10 juta – 15 juta sementara sisa dana lainnya tidak jelas.(zay)

Keterangan Gambar : Demo warga Desa Belor Kecamatan Purwoasri yang merasa tertipu kredit KKPE