2016-03-17_13.17.19ADAKITANEWS, Kediri – Ratusan masa dari Desa Rembang Kepuh Kecamatan Ngadiluwih kembali menggelar aksi di pelataran Gedung Pemerintah Kediri, Kamis (17/03). Dalam aksi kali ini, para demonstran menyatakaan kekecewaannya dan hendak melakukan sweeping ruangan Bupati Harianti.

Dari pantauan tim adakitanews.com ke lokasi, ratusan demonstran datang dengan menggunakan 3 truk, 3 pick up, dan puluhan motor beserta seluruh atribut demo. Mereka menuntut agar Pemerintah Kabupaten Kediri bertindak tegas dalam penyelesaian permasalahan Surat Keputusan(SK) Kepala Desa Rembang Kepuh atas nama Sholikin.

“Kami kecewa pada Bupati (Harianti-red), kenapa beliau tidak mau menemui rakyatnya,”ungkap Porwanto ketua aksi.

Bagi Porwanto, permasalah yang terjadi di Desa Rembang Kepuh Kecamatan Ngadiluwih semata-mata adalah tindakan ceroboh para pejabat Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memberikan SK kepala Desa yang disepakati oleh satu pihak saja. “Kades kami tetap pak Sholikin, kami tidak butuh SK,” jelasnya.

Menurut Porwanto, audiensi para demonstran bersama pejabat setempat dalam ruangan Jayabaya terbilang buntu. Porwanto menambahkan, keinginannya melakukan sweeping ruangan untuk mencari keberadaan  Bupati Haryanti gagal karena pihak Pemerintah setempat tidak mengijinkan.

“Kami maksa mau sweeping ruangan, namun pejabat tidak memperbolehkannya,”urainya.

Sementara, Joko pejabat yang ditunjuk langsung oleh Sekretaris Daerah untuk menemui para demonstran berjanji akan menjadwalkan pertemuan secara langsung antara warga Desa Rembang Kepuh dengan Bupati Harianti.

“Permintaan warga akan kami penuhi untuk bertemu Bupati,” ungkap Joko di depan perwakilan demonstran.(blot)

Keterangan Gambar : Demonstrans saat audiensi di ruang jayabaya Pemkab Kediri