Derita Sirosis Hati, Warga Nganjuk Ini Hanya Bisa Pasrah

ADAKITANEWS, Nganjuk – Penderitaan yang dialami Suyadi, 45, warga Kelurahan Kartoharjo Kecamatan/Kabupaten Nganjuk semakin parah setelah kondisi perutnya semakin membesar dan tangan serta kakinya mulai terasa mengecil. Saat ini Suyadi hanya bisa terbaring di tempat tidur tanpa bisa berbuat apa-apa.

Ditemui di kediamanya, Suyadi yang saat itu ditemani istrinya mengatakan, sakit yang dideritanya itu sudah dirasakan sejak enam bulan yang lalu. “Ya begini, saya hanya bisa tidur dan perut saya juga semakin besar,” kata Suyadi, Kamis (01/12).

Suyadi mengatakan, sebelumnya dirinya sudah pernah berobat ke RSUD Nganjuk tapi tidak ada perubahan. Bahkan perutnya juga semakin membesar. Kata dokter yang merawat, Suyadi didiagnosa menderita penyakit pengecilan organ hati, atau dalam bahasa medisnya disebut sirosis hati. “Saya mendengar dari salah satu medis bahwa penyakit ini tidak ada obatnya. Ini yang membuat saya pasrah dan minta agar dirawat di rumah saja,” keluhnya.

Suyadi menceritakan, saat dirinya berobat, kondisi tubuhnya masih normal. Tangan dan kakinya pun masih bisa berfungsi dengan baik meski perutnya agak sedikit membesar. Kini, saat perut Suyadi terus membesar, kaki dan tangannya sudah semakin lemas untuk bergerak. Bahkan saat ini, Suyadi juga sudah mulai sulit bernapas. “Jika oksigen habis, bingung untuk membelinya dan terpaksa harus pinjam ke tetangga,” pilunya.

Dirinya berharap bisa mendapat penanganan medis agar penyakit yang dideritanya bisa segera sembuh.

Sementara itu, aktivis kemanusiaan, Arif Witanto dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) mengatakan kondisi Suyadi sudah sangat memprihatinkan. “Kami berharap agar Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk segera membantu suplai oksigen gratis guna meringankan beban Suyadi,” kata Arif.(Jati)

Keterangan Gambar: Kondisi Suyanto yang hanya bisa berbaring di tempat tidur. (atas) Istri Suyadi menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan suaminya.(Foto : Bagus Jatikusumo)

Recommended For You