ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Srengat Kabupaten Blitar akhirnya disepakati. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan MOU antara Pimpinan DPRD dan Bupati Blitar dalam rapat paripurna yang digelar Jumat (13/10) sore. Namun demikian, ada beberapa rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh komisi III dan IV terkait rencana pembangunan rumah sakit di Srengat tersebut.

Sekretaris komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Andi Widodo menyatakan, sesuai pertemuan dengan tim pembangunan RSUD Srengat pihaknya memberikan dua rekomendasi. Diantaranya menyetujui pembangunan RSUD Srengat dengan syarat Detail Engineering Design, Amdal, dan Amdal Lalin, status tanah jelas, dan semua persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan sudah dipenuhi. Kedua pembangunan multi years dengan anggaran sebesar Rp 180 miliar yang diajukan eksekutif selesai tepat waktu.

“Pelaksanaan pembangunan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Andi Widodo.

Sementara dari Komisi IV yang diwakili Sekretaris Komisi, Gatot Darwanto juga memberikan dua rekomendadi. Pertama menyetujui pembangunan RSUD Srengat dengan catatan eksekutif memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang pembangunan layanan kesehatan tersebut. Kedua pembangunan yang dilaksanakan multi years harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Komisi IV memberikan dua rekomendasi yang salah satunya adalah pentingnya sosialisasi yang harus dilakukan kepada masyarakat sekitar terkait pembangunan layanan kesehatan berupa RSUD,” jelas politisi PDIP ini.

Sementara Bupati Blitar, Drs. H Rijanto mengatakan, pihaknya siap melaksanakan rekomendasi yang disampaikan komisi III dan IV DPRD Kabupaten Blitar. Menurutnya pembangunan RSUD Srengat ini adalah upaya memberikan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Blitar. Mengingat dengan luas Kabupaten Blitar selama ini hanya ada satu RSUD yang bertempat di Wlingi. Sehingga kurang bisa dijangkau warga yang tinggal di sebelah barat dan utara Kabupaten Blitar.

“Sekarang di Kabupaten Blitar hanya ada satu RSUD yang letaknya di Wlingi sehingga ini sangat jauh untuk dijangkau warga yang tinggalnya di bagian barat ataupun utara, sehingga pembangunan ini diperlukan untuk memberikan fasilitas kesehatan yang maksimal kepada warga Kabupaten Blitar,” jelas Rijanto.(fat)

Keterangan gambar: Proses penandatangan MOU.(foto : fathan)

https://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171013_221614-1024x767.jpghttps://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171013_221614-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,dprd kabupaten blitar,pemkab blitar,rsud srengat,surat pemberitahuan pajak terhutang
ADAKITANEWS, Blitar - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Srengat Kabupaten Blitar akhirnya disepakati. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatangan MOU antara Pimpinan DPRD dan Bupati Blitar dalam rapat paripurna yang digelar Jumat (13/10) sore. Namun demikian, ada beberapa rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh komisi III dan IV terkait...