2016-05-13_10.48.24ADAKITANEWS, Jombang – Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meminta Dinas Pendidikan dan Polisi mengusut tuntas adanya dugaan kebocoran kunci jawaban Ujian Nasional (UN) mata pelajaran matematika yang beredar di kalangan siswa SMP. Hal itu menyusul hasil kroscek yang menemukan adanya indikasi kunci jawaban bocor sangat kuat.

Kroscek antara kunci jawaban dengan lembar soal itu dilakukan Dewan Pendidikan dengan melibatkan dua guru Matematika SMP, Dinas Pendidikan dan Kepolisian. Hasilnya, kode yang tertera di lembar kunci jawaban itu sama.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan, M Gufron mengatakan, Dewan Pendidikan merekomendasikan kasus kebocoran ini diusut tuntas. Sementara, hasil kroscek menunjukkan dari 27 jawaban yang tersedia, saat dicocokkan hanya terdapat 6 jawaban yang salah dan sisanya benar. Sedangkan untuk kolom kedua, dari 27 jawaban diketahui sebanyak 15 jawaban benar dan 12 lainya salah.

“Ternyata setelah dikroscek ada kesamaan antara kunci jawaban dengan naskah yang ada di sekolah itu. Dari 40 kunci jawaban ada 27 setelah dikroscek dari kunci jawaban, yang kode satu ada 21 benar, dan salah 6, kode yang lain ada yang benar 15 salah 12,” kata M Gufron, Jumat (13/05).

Atas temuan ini, Dewan Pendidikan meminta kepada Bupati Jombang agar mengevaluasi kinerja Dinas Pendidikan dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang lebih baik. “Kinerja pengawas UN juga harus dievaluasi agar bekerja sesuai sumpah, janji, tugas dan fungsinya,” ujarnya

Sebelumnya, hari kedua Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Jombang, Jawa Timur, diwarnai dugaan kebocoran kunci jawaban mata pelajaran Matematika. Kebocoran awalnya diketahui saat seorang siswa berpakaian seragam SMP menggandakan kunci jawaban di sebuah toko jasa Fotokopi di Desa Banjardowo, yang tidak jauh dari SMP Negeri 4 Jombang. Foto siswa SMP saat menggandakan kunci jawaban kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi bahan perbicangan publik.

Setelah ditelusuri masih tersisa dua lembar hasil foto copy bertuliskan mata pelajaran matematika yang diduga merupakan kunci jawaban. Temuan itu diperkuat dengan pengakuan sejumlah peserta ujian yang mengaku memiliki kunci jawaban tersebut. Namun, mereka enggan menyebut siapa penyebar kunci jawaban itu.(Tari/Jati)

 

Keterangan Gambar : Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, usai melakukan kroscek kunci jawaban matematika UN SMP yang diduga bocor.