Dewan Sebut Pendidikan Karakter di Blitar Belum Maksimal

ADAKITANEWS, Blitar – Pendidikan berbasis karakter sudah disampaikan Pemerintah Pusat sejak awal Pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun oleh kalangan DPRD, di Kabupaten Blitar penerapannya dianggap belum maksimal.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Lutfi Aziz mengatakan bahwa Kabupaten Blitar sebenarnya juga sudah mengambil peran pada penerapan pendidikan berbasis karakter. “Kita juga ambil peran, seperti adanya ekstra kurikuler pramuka, dan juga sudah masuk Perda bahwa para siswa diharapkan mendalami keagamannya masing-masing,” kata Lutfi, Sabtu (04/03).

Namun kata politisi asal PKB ini, selama ini penerapan pendidikan berkarakter di Kabupaten Blitar memang kurang maksimal. “Memang dalam penerapannya selama ini belum maksimal. Kita akan cari usulan terbaik melalui hearing bersama beberapa komponen, termasuk dengan dewan pendidikan. Agar penerapan pendidikan berkarakter ini lebih mengena ke siswa,” jelasnya.

Harapannya dalam waktu dekat ini, pihak Dinas Pendidikan bisa membuat semacam Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menunjang penerapan pendidikan berbasis karakter. “Harapannya, dalam waktu dekat ini minimal Dinas Pendidikan bisa membuat SOP. Setidaknya ada upaya jangka pendek untuk memaksimalkannya,” imbuhnya.

Sementara itu saat wawancara pada Jumat (03/03), Bupati Blitar, Drs H Rijanto, MM mengatakan selama ini Pemkab terus mendorong adanya pendidikan berkarakter ini. Melalui upaya-upaya yang sudah dilakukan Dinas Pendidikan, sudah ada upaya yang mengarah ke pendidikan berkarakter.

“Kita sudah mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan pembelajaran muatan lokal, budi pekerti, wawasan kebangsaan, dan tambahan praktik agama. Itu semua merupakan diantara upaya dalam penerapan pendidikan berbasis karakter,” kata Bupati.(blt2)

Keterangan gambar : Lutfi Aziz, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Recommended For You