ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Blitar, ada 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil yang tak memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2017. Hal ini langsung mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Blitar.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar, Mujib mengatakan, salah satu mitra Komisi II adalah OPD penghasil PAD. Pihaknya menyayangkan adanya potensi penghasil PAD yang sangat luar biasa namun justru tidak tergarap.

Dicontohkannya, saat ini yang utama sedang menggeliat adalah dari sektor pariwisata. Namun ternyata pariwisata sendiri tidak berani menargetkan pendapatan lebih sesuai dengan potensi daerah.

“Menurut saya, selama ini naiknya pendapatan hanya berdasarkan asumsi. Kalau kemarin segini, tahun depan dinaikkan segini. Jadi hanya berdasarkan asumsi, tetapi tidak mendasari potensi yang ada di Kabupaten Blitar,” tegas Mujib.

Politisi Partai Gerindra ini juga menyebut, tidak hanya di sektor pariwisata, tetapi banyak yang kondisinya serupa. Menurutnya masih banyak potensi daerah yang bisa digali dan bisa meningkatkan PAD. Seperti adanya galian C, yang dari dulu sudah sering disoroti karena sangat luar biasa di Kabupaten Blitar.

Menurutnya, di dalamnya ada batu kaulin, pasir besi yang mungkin belum digarap, dan pasir letusan gunung kelud yang setiap hari ribuan kubik yang keluar dari bumi Kabupaten Blitar.

“Semua itu sampai saat ini tidak satupun ada pendapatan daerah yang dikelola atau diterima. Ini patut disayangkan. Mestinya bagaimana caranya agar regulasinya jelas, perizinan jelas, sehingga bisa dikenakan sebagai pajak galian C. Jadi ini kelihatannya terhenti, tidak ada peningkatan perubahan upaya-upaya yang lain bagaimana ini bisa dikelola dengan baik,” pungkasnya.

Mujib menambahkan, kewajibannya sebagai anggota DPRD adalah memberikan dukungan, bahkan siap diajak membuat regulasinya. Misalkan harus ada Perda yang diterbitkan untuk memayungi sebagai dasar landasan. “Semuanya tergantung eksekutif. Tapi kita selalu siap jika sewaktu-waktu diajak membuat terobosan untuk meningkatkan PAD kita ini,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Mujib, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Blitar saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)