ADAKITANEWS, Blitar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar sejak tanggal 18 hingga 19 Desember lalu telah menerjunkan tim khusus untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna mengawasi peredaran makanan minuman dan obat-obatan.

Kasi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Wiwin Dwi Suanjari mengatakan, dalam sidak di beberapa lokasi telah ditemukan ratusan makanan minuman (mamin) yang tak layak edar dan tak layak konsumsi, serta ratusan obat-obatan tidak layak edar. “Kita masih menemukan ratusan obat-obatan tak layak edar. Dan tentunya kita sita obat itu,” kata Wiwin, Kamis (21/12).

Wiwin menyebut, untuk obat yang diamankan merupakan obat keras jenis logo K dalam lingkaran merah atau psikotropika. Selain itu juga puluhan obat China yang tidak dilengkapi izin BPOM.

Untuk menindaklanjuti hal ini, kata Wiwin, para penjual ini diminta untuk membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Namun jika pada sidak berikutnya masih melakukan hal yang sama, akan diberikan surat peringatan hingga yang paling fatal izin usahanya akan dicabut oleh pihak yang berwenang.

“Dalam sidak ini ada tim gabungan yang melibatkan banyak pihak, seperti Polres, Dinas Perdagangan, dan Departemen agama. Ada juga dari BNN, Satpol PP dan YLKI,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Wiwin Dwi Suanjari, Kasi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.(dok. Tim Adakitanews.com)