AdaKitaNews Ada Saja Dianggap Batu Akik, Ternyata Granat

Dianggap Batu Akik, Ternyata Granat

ADAKITANEWSP_ batu akikGranat Ngawi, Ngawi – Muhammad Dani Kurniawan,9, yang masi duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan teman-temannya, tidak mengira jika sebuah gumpalan benda warna coklat ditemukan di pekarangan milik Lasdi warga Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, merupakan satu granat. Maka, ia mengajak rekan-rekannya untuk membawa bongkahan yang dianggap batu mulia itu rumah Jamin, seorang pengrajin batu akik.

Jamin  berprofesi sebagai tukang pembuatan akik untuk dijual dan dijadikan uang. Tapi, pasca dicek ahli pembuatan akik itu, ternyata bongkahan coklat ditemukan anak-anak SD itu adalah sejenis bahan peledak (granat) masih aktif. Kontan, Jamin menolak untuk membeli bongkahan coklat dikira para siswa SD sebagai batu akik itu, karena mengetahui dijual anak-anak adalah granat aktif.

“Ya, saya menolak, karena memang bukan batu untuk bahan pembuatan akik. Saya curiga dan bisa dipastikan sebagai bahan peledak, dilihat kasat mata saja itu sudah terlihat granat dan sekaligus berbahaya” ujar Jamin, Kamis (26/3).

Pemilik pekarangan, Lasdi menegaskan jika dirinya terkejut atas penemuan granat itu. Sebelum dipindahkan bersama tumpukan batu lainnya sebagai bahan bangunan rumah, granat itu ditemukan terpendam di dalam tanah.  “Saya temukan saat membersihkan pekarangan rumah beberapa hari lalu. Tapi, kemudian saya pindahkan begitu saja, karena tidak tahu benda itu ternyata granat,” ujarnya.

Atas penemuan granat itu, akhirnya dilaporkan ke Koramil dan Polsek Ngawi, lalu granat aktif itu, masih diamankan dan disimpan dalam kantor Unit Intelkam Polres Ngawi. “Kami menerima laporan temuan granat, selanjutnya diteruskan ke Polres dan diamankan Unit Intelkam,” ujar Kapolsek Ngawi AKP Lilik Sulastri. (UK)

Keterangan Gambar : Inilah granat dalam kondisi karatan ditemukan Muhammad Dani Kurniawan (9) dan teman-temannya, granat itu ditemukan di pekarangan milik Lasdi warga Dusun Nglarangan, Desa Karangasri, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, tidak lain paman dari Muhammad Dani Kurniawan.