Didatangi Warga dan Banser, Pop City Batal Tasyakuran Soft Opening

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Rencana tasyakuran yang akan digelar oleh salah satu tempat hiburan karaoke di Jalan Letjen Suprapto Trosobo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo terpaksa batal. Hal itu terpaksa dilakukan setelah sejumlah warga bersama beberapa anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Cabang Waru mendatangi lokasi tersebut, Minggu (31/07) sekitar pukul 09.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, puluhan massa sengaja datang ke lokasi untuk meminta klarifikasi kepada pihak manajemen Karaoke Keluarga Pop City yang sebelumnya mengundang sekitar 50 warga untuk tasyakuran. Dalam undangan tersebut, tertulis acara tasyakuran adalah dalam rangka Soft Opening.

Pengurus GP Ansor PAC Waru, Nur Cholis menuturkan, kegiatan tasyakuran dalam rangka soft opening tidak bisa dibiarkan. Pasalnya, antara warga dengan pihak manajemen sebelumnya sudah terjadi kesepakatan bahwa tidak diperbolehkan ada kegiatan di Pop City selama proses perizinan belum terselesaikan. “Acara ini sudah tidak sesuai dengan kesepakatan pihak Pop City dengan warga, Ansor dan Banser di Polsek Waru, Rabu (27/07) lalu. Karena pada undangan yang diberikan pihak Pop City kepada warga tertulis soft opening,” ujar Nur Cholis.

Meski sempat memanas, massa akhirnya bersedia membubarkan diri setelah Kapolsek Waru, Kompol Fatoni memediasi kedua belah pihak hingga muncul surat pernyataan dari pihak manajemen Pop City yang berisi permintaan maaf. “Setelah tanda tangan, warga membubarkan diri,” katanya.

Dalam surat penyataan tersebut, pihak Pop City meminta maaf karena kegiatan soft opening dianggap telah melanggar kesepakatan antara pihaknya dengan warga dan Forpimka. Selain itu, juga ada pernyataan bahwa pihak Pop City bersedia menutup papan nama serta pintu gerbang dan tidak mengadakan kegiatan selama izin belum keluar.(kur)

Keterangan gambar: Lokasi Karaoke Keluarga Pop City di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.(ist)

Recommended For You