Kediri(adakitanews.com)—Seorang pria asal Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri bernama Sutrisno (56) ditemukan meninggal setelah hanyut di aliran sungai Gresikan Kecamatan Purwoasri, Kamis (13/1/2022). Jenazah ini ditemukan sejauh 4 kilo meyer dari titik awal dilaporkan hilang.

“Kemarin malam sekitar pukul 21.30 WIB, ada laporan warga yang hanyut di sungai Dusun Kedungdowo Desa Pandansari Kecamatan Purwoasri,” ucap Kapolsek Purwoasri, AKP Irfan Widodo, Kamis (13/1/2022).

Dikatakan AKP Irfan, warga terdengar suara orang merintih di aliran sungai. Warga yang mendengar kemudian mendatangi suara tersebut, ternyata ada orang laki-laki berada dalam sungai yang arusnya deras.

“Saat warga akan menolong, orang ini hanyut kearah bawah sungai dan tak terlihat,” jelas AKP Irfan.

Petugas yang datang, lanjut Kapolsek Purwoasri, warga kemudian menghubungi BPBD Kabupaten Kediri dan mencari hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Karena tak kunjung ditemukan, akhirnya pencarian dilanjutkan esok hari.

“Korban baru ditemukan tadi pagi tersangkut pondasi jembatan di Dusun Templek,” jelasnya.

Diduga korban mengakhiri hidupnya karena depresi. Pasalnya korban mempunyai penyakit epilepsi. Hal itu diperkuat dengan keterangan pihak keluarga bahwa korban sempat ingin mengakhiri hidupnya dengan tidur terlentang di jalur kereta api di Desa Purwodadi pada November tahun lalu.

“Dari keterangan keluarganya, korban ini mempunyai riwayat sakit epilepsi itu juga sering kambuh,” ungkapnya.(Gar).