width=

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Ratusan petugas gabungan dari Salpol PP Pemkab Sidoarjo, TNI, Polri, dan Daop 8 Surabaya membongkar belasan warung remang-remang Krengseng di Desa Jeruk Gamping Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo, Selasa (26/04). Pembongkaran dilakukan selain lantaran batas sewa bangunan telah habis, warung-warung tersebut juga diduga kerap dijadikan lokasi prostitusi.

Dua alat berat diturunkan untuk membongkar bangunan yang sudah berdiri 20 tahun tersebut. Camat Krian, Agustin Iriani mengatakan pembongkaran sudah dilakukan sesuai prosedur. “Sebelumnya Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3 sudah kami layangkan,” ujarnya.

Agustin menjelaskan, lahan yang disewa dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) tersebut diketahui sering dikunjungi oleh anak muda. Hal itulah yang kemudian membuat warga resah. “Anak-anak muda sering main ke sini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Daop 8 Surabaya, Wiwik Widayanti mengatakan, bangunan yang berada di wilayah Krengseng tersebut merupakan lahan milik PT KAI. “Ini lahan milik PT KAI. Sewanya sudah tidak diperpanjang sekitar setahun lalu. Setelah pembongkaran ini, kami akan pasangi pagar karena rencananya di Stasiun Krian akan ada angkutan barang. Makanya tempat ini dibersihkan untuk difungsikan sebagai akses masuk,” ujarnya.(kur)

Keterangan gambar: Proses pembongkaran warung remang-remang di kawasan Krengseng Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo.(ist)