ADAKITANEWS, Kota Kediri – Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri, TNI, Polri, beserta Sub Denpom menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam dan rumah kos di Kota Kediri, Jumat (28/4) malam.

Dalam razia yang melibatkan sekitar 49 petugas gabungan tersebut, berhasil disita puluhan botol miras dan beberapa Anak Baru Gede (ABG) yang tengah mabuk. Bahkan dalam razia itu, petugas juga mengamankan 284 pil dobel l yang disita di sebelah kamar kos yang berada di Kelurahan Bangsal Gang Makam Kota Kediri.

Nur Khamid, Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban (Kabid Trantib) Satpol PP Kota Kediri mengatakan, razia gabungan ini memang sengaja menyisir sejumlah tempat hiburan di Kota Kediri. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan situasi kondusif di Kota Kediri. “Kami memang menyasar sejumlah lokasi yang memang sudah kami jadikan Target Operasi (TO),” ujar Nur Khamid kepada sejumlah awak media.

Usai menggelar apel, para petugas gabungan langsung menyisir sejumlah warung di sekitar GOR Jayabaya Kota Kediri. Dari beberapa warung tersebut, petugas menyita beberapa botol miras bekas konsumsi. Bahkan petugas memergoki ABG yang tengah berduaan di warung remang-remang tersebut.

“Kami masih mendalami ini, karena minuman berasal dari luar warung. Sedangkan untuk dua anggota Satpol yang menemukan pil tersebut akan kami beri reward sebagai apresiasi kinerjanya,” cakapnya.

Sementara, saat petugas melakukan penyisiran di beberapa kos yang ada di Kelurahan Bangsal Kota Kediri, yang diketahui dihuni oleh 3 remaja ini berusaha mengelabuhi petugas dengan membuang botol miras di samping kos. “Beruntung kami sigap dan mengetahui apa yang dilakukan 3 remaja itu,” tutur Nur Khamid.

284 pil dobel l yang ditemukan petugas diketahui disimpan dalam botol kecil. Kepada petugas, Zainal Aji, 21, warga Desa/Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri mengakui jika barang haram tersebut adalah miliknya. “Iya pak. Itu punya saya,” ujarnya.

Sedangkan, kedua teman Zainal yakni Wahyu dan Dwi Ari Nur Cahyo mengaku tidak tahu menahu soal kepimilikan pil tersebut. “Saya tadi pulang bekerja pukul 21.00 WIB sudah ada Zainal Aji di dalam kos. Dia memang masih saudara saya. Tapi benar pak saya tidak tahu soal kepemilikan pil itu,” kata Dwi yang bekerja di salah satu Mall di Kota Kediri tersebut.

Selanjutnya, 15 orang yang terdiri dari ABG, pasangan bukan suami istri, serta beberapa orang yang tidak memiliki dan menunjukkan identitas dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan tindakan edukatif. Sedangkan untuk temuan 18 botol miras yang disita dari warung kopi yang ada di sekitar Gor Jayabaya Kota Kediri akan dilakukan pendalaman lebih lanjut mengenai asal muasal barang haram tersebut. “Untuk 3 orang yang terlibat pil dobel l, proses hukumnya kami serahkan kepada kepolisian karena sudah masuk ranah pidana,” imbuhnya.

Saat ini, puluhan ABG beberapa pasangan bukan suami isteri dan beberapa orang yang terjaring razia tengah dilakukan pendataan dan tindakan edukatif. Sementara, 3 remaja yang diduga keterlibatan pil dobel L dibawa ke Satreskobaba Polres Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut.(udn)

Keterangan gambar : Razia gabungan TNI, Polri, Sub Denpom, dan Satpol PP Kota Kediri.(foto:fasihhuddin kholili)