unduhan (8)@dakitanews Kota Kediri – Diduga tidak memenuhi spesifikasi yang ditentukan, kain seragam sekolah hasil dari Perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2014, Pemerintah Kota Kediri, hinga kini belum dibagikan. Pasalnya, pihak pejabat pembuat komitmen (PPK) masih menunggu uji laboratorium balai besar di Bandung.

Besar hibah untuk pengadaan kain seragam sekolah itu senilai Rp. 5,6 milyar. Kain seragam itu rencananya diperuntukan bagi siswa SD hingga tinggkat SMA swasta/negeri se – kota kediri.

Sumber dari dalam Pemkot Kediri menyebutkan, pihak rekanan atau pelaksana pengadaan barang sudah menyerahkan kain seragam tersebut ke Diknas Pendidikan Kota Kediri, selaku leanding sektor atau satuan kerja (satker). Konon hingga kini kain-kain seragam itu masih menumpuk di aula SDN Sido Mulyo.

Sementara, saat dikonfirmasi, Ibnu Koyim selaku PPK mengaku bahwa kain seragam itu sudah diterima oleh pihaknya. Koyim mwngakui bahwa kain seragam itu masih disimpan di aula SDN Sido Mulyo.

” Kita simpan disana karena uala tersebut tempatnya lebih luas,” jelas Koyim.

Koyim menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium balai besar di Bandung. Hal itu sebagai pijakan untuk mengambil keputusan untuk kelajutan program tersebut.

“Yang jelas sebelum ada hasil uji lab, kami tidak berani membagikan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program hibah seragam sekolah senilai Rp. 5,6 milyar tersebut, untuk paket siswa setingkat SMA/SMK dan MA nilai pagunya sebesar Rp 2,9 miliar. Namun yang diserap Rp 2,5 miliar. Sedangkan sisanya untuk paket SD/MI dan SMP/MTS. (Zay).

REDAKSIPendidikanPolitiksekolah
@dakitanews Kota Kediri - Diduga tidak memenuhi spesifikasi yang ditentukan, kain seragam sekolah hasil dari Perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2014, Pemerintah Kota Kediri, hinga kini belum dibagikan. Pasalnya, pihak pejabat pembuat komitmen (PPK) masih menunggu uji laboratorium balai besar di Bandung. Besar hibah untuk pengadaan kain seragam sekolah itu...