ADAKITANEWS, Sidoarjo – Setelah diisukan bakal menduduki jabatan sebagai Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sidoarjo, Joko Sartono ternyata lebih dulu mendapatkan panggilan dari Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Rabu (27/07) siang.

Informasi yang dihimpun, Joko Sartono dipanggil kejaksaan dalam rangka dimintai keterangan terkait kasus korupsi pengadaan pipanisasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo senilai Rp 8,9 miliar pada 2015 silam.

Belum diketahui secara pasti kapasitas kedatangan Joko Sartono dalam pemanggilan tersebut. Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto saat dihubungi melalui ponselnya pada Rabu (27/07) malam justru meminta agar Tim Adakitanews.com mengkonfirmasi kabar tersebut kepada Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Andri Tri Wibowo. Namun secara singkat, Kajari sempat membenarkan adanya pemanggilan tersebut. “Iya (ada,red). Langsung ke Kasi Intel saja,” ujarnya.

Sementara, Kasi Intel yang belum genap dua bulan menjabat itu malah tidak bisa dihubungi sejak sore. Pesan singkat dan sambungan telepon di nomor yang biasa dihubungipun belum ada tanggapan.

Seperti diketahui, kasus korupsi pengadaan pipanisasi PDAM Delta Tirta Sidoarjo saat hingga saat ini terus memanas. Selain Direktur Utama, Sugeng Mujiadi yang kini sudah mendekam di Lapas Klas IIA Sidoarjo, beberapa pejabat di lingkup Pemkab Sidoarjo juga sudah sempat menjalani pemeriksaan. Pihak Kejaksaan pun juga terus melakukan proses penyidikan terkait kasus tersebut. Bahkan dalam waktu dekat, juga akan ada tersangka baru.(kur)

Keterangan gambar: Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, M Sunarto.(dok. Adakitanews.com)