Dikira Suara Petir, Ternyata Ledakan Petasan

Kediri(adakitanews.com)—Insiden ledakan petasan di Dusun Balongcino Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan satu rumah rusak, pada Jumat (29/4/2022).

Tidak hanya itu, pada saat peristiwa ledakan petasan salah satu rumah yang berdekatan tempat lokasi tempat kejadian perkara juga turut mengalami kerusakan.

Namun rumah itu tidak begitu rusak parah. Rumah itu milik Khoirotin. Khoirotin menuturkan pada saat kejadian sore itu hingga menggemparkan warga. Sore itu, Khoirotin berada di rumah. Kondisi cuaca hujan lebat.

Tiba-tiba, ada suara menggelar sangat keras mirip petir. “Waktu itu juga sedang turun hujan deras, lalu tiba-tiba terdengar suara dor dor dor sebanyak tiga kali. Saya kira petir, ternyata suara mercon meledak,”kata Khoirotin, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (30/4/2022).

Mendengar suara ledakan itu, Khoirotin spontan kaget dan berusaha menyelamatkan diri bersama anaknya. Ia kemudian kembali ke rumah dan melihat kondisi atau jebol.

“Saya kaget dan jantung terasa berdetak kencang karena sempat mengira itu suara petir, sebab getaran suara ini ikut membuat kaca jendela di kamar pecah, dan atap rumah berlubang,” terangnya.

Khoirotin mengungkapkan, ia tidak tahu kalau rumah yang berdekatan dengan rumahnya itu dijadikan tempat meracik petasan. Karena rumah tersebut tidak ada yang menghuni.

“Rumah itu milik Pak Bowo. Pak Bowo nya lagi sakit dan tidak ditempati. Saya tidak tau kalau ada yang membuat petasan dirumah Pak Bowo,”jelasnya.

Paska ledakan petasan itu, petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan seterilisasi di TKP.

“Sejak kejadian sampai sekarang saya diminta tidak menyalakan kompor, karena khawatir bubuk petasan masih menyebar,”ungkapnya.(Gar).

Recommended For You