ADAKITANEWS, Kediri – Dinas Pendidikan Kota Kediri mengaku siap menampung siswa yang terpaksa keluar dari sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) apabila merasa terbebani dengan biaya pendidikan yang mahal.

Kasubag Penyusunan Program (Sungram) Dinas Pendidikan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi saat ditemui di kantornya, Rabu (23/03) mengatakan karena terbentur aturan, Pemkot Kediri memang tidak bisa memberikan bantuan secara langsung sehingga terkesan menganak tirikan sekolah-sekolah di bawah Kemenag. Namun, seandainya sampai ada yang dikeluarkan dari sekolah, Diknas siap menampung mereka.

Mau bagamana lagi kalau membantu malah akan salah. Semisal memang ada siswa yang dikeluarkan dari madrasah karena ada aturan yang memberatkan biaya pada siswa atau orang tua siswa, kami akan siap menampung mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, dirinya tidak bisa memberikan solusi karena aturan. Meskipun harus membantu itu pun harus dilakukan survey, kalau memang mereka sangat perlu bantuan akan dibantu. “Namun harus dilakukan survey terlebih dulu, kalau layak dibantu ya akan dibantu,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, di salah satu sekolah di bawah naungan Kemenag Kota Kediri, yakni MAN 2 Kediri diketahui telah melakukan pungutan kepada siswanya hingga Rp 666 ribu per semester. Selain beralasan untuk mewujudkan visi madrasah, pungutan tersebut dilakukan lantaran madrasah-madrasah mengaku tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah sehingga perlu untuk meminta biaya dari orang tua.

Apabila ada yang merasa keberatan dengan biaya tersebut, pihak kemenag justru mempersilakan orang tua atau siswa keluar dari madrasah. Dalam pernyataannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, Dr Mohammad Zaini MM mengatakan seluruh keputusan yang dibuat berdasarkan kesepakatan antara madrasah dengan orang tua melalui komite harus dipatuhi bersama. “Orang tua sudah menulis pernyataan. Jika tidak mau memenuhi aturan, silakan keluar, karena pernyataan sejak awal sudah seperti itu,” katanya, Selasa (10/03).(Zam)

Keterangan gambar: Kasubag Sungram Dinas Pendidikan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi.