ADAKITANEWS, Jombang – Banjir yang melanda Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang pada Selasa (19/12) malam, memaksa warga desa setempat untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Ratusan warga terlihat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari bencana banjir yang melanda desanya. Meski sudah banyak yang menyelamatkan diri dari banjir, tapi masih banyak juga yang tetap bertahan di rumah pribadinya.

Aprilia, 30, salah satu warga yang terlihat menyelamatkan diri dengan menggendong bayinya yang masih berumur 1 bulan mengatakan bahwa dirinya akan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal tersebut dilakukan karena rumah miliknya dirasa tidak aman untuk keselamatannya beserta bayinya. “Saya mau mengungsi ke rumah saudara yang lebih aman,” jawabnya singkat.

Terpisah, Khoirul selaku perangkat Desa Kademangan mengatakan bahwa beberapa warganya sementara diungsikan ke Balaidesa setempat, sambil menunggu perkembangan situasi kedepan. “Ini beberapa warga ada yang mengungsi di kantor desa,” ungkap Khoirul saat ditemui Tim Adakitanews.com di Balaidesa Kademangan, Selasa (19/12) malam.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak desa sudah menyiapkan 5 tenda pengungsian untuk mengantisipasi adanya pengungsi yang lebih besar. “Kami sudah siapkan 5 tenda milik desa, sementara baru dua yang kita fungsikan,” tuturnya.

Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Jombang, Ahmad S Jabara mengatakan bahwa pihaknya akan memprioritaskan warga lansia dan anak-anak serta perempuan untuk segera dievakuasi. Pihak BPBD hingga hari ini terus melakukan monitoring ketinggian banjir dan sungai yang berada di Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, dan terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengumpulkan informasi dari musibah banjir tersebut.(ar)

Keterangan gambar: Terlihat anggota BPBD saat melakukan evakuasi. (bawah) Beberapa warga Desa Kademangan terlihat mengungsi di Balaidesa Kademangan.(foto:adi rosul)