width=

ADAKITANEWS, Blitar – Bagoes Kristianto, 21, warga Lingkungan Babadan RT 2/RW 8 Kelurahan Babadan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri setelah sebelumnya sempat dimarahi oleh ayahnya lantaran kebiasaannya sering pergi ke warnet, tanpa mau bekerja.

Kasubbag Humas Polres Blitar, AKP Eni Mayasari menjelaskan, aksi nekat Bagoes diketahui pertama kali oleh adiknya, pada Jumat (24/03) sekitar pukul 19.30 WIB. Pasalnya, sejak pukul 11.00 siang, korban tidak tampak bersama keluarga.

Melihat kamar kakaknya terkunci, adik korban mencoba melihat melalui celah jendela. Namun ia kaget setelah mendapati kakaknya sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali yang diikatkan di kayu atap kamar tidur.

“Selanjutnya, adik korban memberitahukan kepada ayahnya, Agus Budiarto yang tidak lama kemudian berusaha mendobrak pintu kamar untuk menolong korban. Dengan maksud masih bisa ditolong, adik dan ayah korban menurunkan Bagoes dengan melepas tali yang menjerat lehernya. Namun nyawa korban sudah tak bisa diselamatkan,” jelasnya kepada Tim Adakitanews.com, Sabtu (25/03).

Petugas Polsek Wlingi yang kala itu mendapat informasi segera mendatangi dan melakukan oleh TKP. Dari keterangan pihak keluarga, korban sebelumnya tidak mempunyai permasalahan apapun. Selain itu, korban yang dikenal pendiam tidak pernah bercerita apapun kepada keluarga.

“Akan tetapi untuk beberapa hari korban sering ditegur ayahnya, supaya ikut bekerja dengan ayahnya, akan tetapi korban tidak bersedia,” tutur AKP Eny.

Kini, kejadian itu ditangani Polsek Wlingi guna proses penyelidikan lebih lanjut.(blt1)

Keterangan gambar : Jenazah Bagoes Kristianto.(ist)