ADAKITANEWS, Kota Blitar – Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Sunarko mengatakan, pada tahun 2018 mendatang pihaknya menargetkan jumlah masyarakat miskin Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan di Kota Blitar mencapai 15.000 jiwa. Untuk itu Dinkes mengusulkan penambahan kuota PBI BPJS Kesehatan.

“Penambahannya kita usulkan sekitar 1.500 jiwa lagi,” kata Sunarko, Rabu (09/08).

Data Dinkes Kota Blitar mencatat, per 1 April 2017 jumlah warga miskin penerima bantuan iuran BPJS sebanyak 13.495 jiwa. Angka itu terus naik dalam tiga tahun terakhir. Rinciannya, pada 2014, jumlah warga penerima bantuan iuran ada 6.560 jiwa. Lalu pada 2015 naik menjadi 11.504 jiwa dan pada 2016 naik lagi menjadi 13.183 jiwa.

Angka itu belum termasuk warga miskin yang mendapat bantuan iuran BPJS dari pemerintah pusat. Jumlah warga miskin yang mendapat bantuan iuran BPJS dari pemerintah pusat sebanyak 27.217 jiwa, dan warga yang mendapat bantuan iuran BPJS dari pemerintah pusat ini sebelumnya tercatat sebagai peserta jamkesmas.

“Kalau untuk warga miskin yang bantuan iurannya dicover Pemkot kami targetkan mencapai 15.000 jiwa,” ujar Sunarko.

Tiap tahun, lanjut Sunarko, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,7 miliar untuk membantu pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi warga miskin. Tiap warga mendapat bantuan iuran BPJS dari Pemkot sebesar Rp 23.000 per bulan.

Pemkot Blitar masih menyiapkan anggaran kesehatan bagi masyarakat pemegang surat pernyataan miskin (SPM). Alokasi anggaran kesehatan bagi masyarakat pemegang SPM sebesar Rp 3,8 miliar per tahun. Pemegang SPM ini merupakan warga miskin yang belum mendapat bantuan iuran BPJS Kesehatan.

“Kedepan warga pemegang SPM ini kami ikutkan BPJS Kesehatan dan iurannya kami bantu. Kadang-kadang memang ada warga yang sebelumnya mampu, tapi karena sakit dan butuh biaya besar akhirnya masuk kategori miskin,” paparnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Sunarko, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Blitar.(foto : fathan)