Direktur CV Agung Rejeki Masuk Bui

2016-05-09_20.13.27ADAKITANEWS, Nganjuk – Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk melakukan penangkapan kepada Mashudi Satrio, Direktur CV Agung Rejeki terkait korupsi pengadaan kain batik PNS tahun 2015 Pemkab Nganjuk. Mashudi ditahan setelah memenuhi panggilan terakhir yang ditetapkan oleh tim penyidik.

Dari informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Mashudi Satrio sebelum dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) II B Jombang. Sempat diperiksa oleh tim penyidik selama lima jam dengan 35 pertanyaan.

“Penangkapan sudah sesuai prosedur hukum,” ungkap Anwar Risa Zakaria, Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Senin (09/05).

Terpisah, Bambang Sukoco, penasehat hukum Mashudi Satrio menyampaikan bahwa kliennya berusaha kooperatif dengan penyidik Kejaksaan. Sebelumnya, tambah Bambang, Mashudi memang tidak memenuhi panggilan Kejari karena masih merawat ibunya yang sakit di Surabaya.

“Kemarin masih dalam musibah, Ibu Bapak Mashudi lagi sakit,” ungkap Bambang Sukoco.

Menurutnya, kliennya tidak pernah takut untuk dijemput paksa oleh Kejaksaan terkait korupsi kain batik. Dengan tegas Bambang menjelaskan, tidak sedikitpun keinginan kliennya untuk mangkir dari panggilan Kejaksaan.

”Klien kami tidak pernah ada niatan mangkir,” terang Bambang Sukoco.(jati)

Keterangan Gambar: Mashudi Satrio, Direktur CV Agung Rejeki saat memasuki kantor Kejari Nganjuk terkait korupsi pengadaan kain batik PNS tahun 2015.

Recommended For You