ADAKITANEWS, Blitar – Maraknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Blitar yang bekerja ke luar negeri dengan cara ilegal atau non resmi, mendapat respon dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar. Rencananya, kedepan Disnaker akan membuat aplikasi dengan sistem online terhadap TKI yang berangkat ke luar negeri.

Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Produktivitas Tenaga Kerja (Penta) Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Yudi Priyono mengatakan, sistem TKI online tersebut berfungsi untuk mengecek apakah TKI yang berangkat kerja ke luar negeri tersebut ilegal atau legal. “Intinya melalui aplikasi ini, kita bisa mengetahui apakah TKI yang bersangkutan terdaftar secara resmi di Disnaker Kabupaten Blitar atau tidak,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (28/04).

Dengan demikian, lanjut Yudi, aplikasi TKI online ini bertujuan untuk mencegah adanya TKI yang bekerja ke luar negeri secara ilegal. Sebab, sampai saat ini masih ada TKI asal Kabupaten Blitar yang bekerja tanpa melalui Disnaker setempat. Untuk itu, melalui aplikasi ini pihaknya berharap agar TKI asal Kabupaten Blitar, terdaftar di Disnaker. “Tujuannya tentu agar TKI tidak melanggar hukum (Ilegal), juga untuk memudahkan Pemerintah Daerah dan Pusat untuk pendataan,” paparnya.

Yudi mencontohkan, jika terjadi sesuatu masalah yang menimpa TKI, pihaknya bisa mengecek asal usul TKI tersebut. Sehingga bisa memudahkan koordinasi. Menurutnya, dalam aplikasi TKI online ini terdapat nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat asal serta negara tujuan bekerja dan masa kontrak kerja di luar negeri. Rencananya, sistem tersebut akan diterapkan dalam waktu dekat.

“Dengan aplikasi ini, semua orang bisa mengecek apakah TKI yang bersangkutan kerja ke luar negeri melalui jalur ilegal atau legal,” pungkasnya.(blt2)

Keterangan gambar: Salah seorang pegawai Disnaker Kabupaten Blitar menunjukkan Aplikasi TKI online.(foto : fathan)